Rumah tangga Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett nampaknya sudah tak lagi bisa diselamatkan. Sudah berkali-kali dimaafkan namun tetap mengulangi perselingkuhan dengan Syahnaz Sadiqah, ibu tiga anak itu sudah muak hingga akhirnya memutuskan mengugat cerai Rendy Kjaernett.
Nampaknya keputusan Lady Nayoan itu sudah tak dapat diganggu gugat. Pasalnya ia sudah membahas soal hak asuh lantaran memikirkan matang-matang demi kesehatan mental anak-anaknya.
"Sebelumnya banyak ketakutan, takut ini menjadi drama yang panjang. Itu juga jadi mikirin kesehatan mental anak. Jadi, itu yang menjadi ketakutan aku," kata Lady Nayoan dalam YouTube dokter Richard.
"Tapi karena sudah bicara sama-sama (soal) kesepakatan itu untuk hak asuh anak, gitu-gitu. Jadinya sudah lebih tenang,"
Di sisi lain, Rendy Kjaernet menunjukkan niatnya yang serius untuk memperbaiki rumah tangganya dengan Lady Nayoan. Aktor FTV itu berupaya menimpa tato wajah Syahnaz di punggungnya usai sidang perceraiannya.
“Lebih ke niat aja sih, kalau dibilang cape ya capek secara mental secara fisik ya Cuma kan niatnya buat Lady, buat anak-anak,” tutur Rendy Kjaernett.
“Buat semuanya buat perbaiki semuanya lah salah satu tujuannya,” lanjutnya.
Meskipun Rendy telah menunjukkan penyesalan dan mau berubah demi mempertahankan rumah tangganya nampaknya tak membuat Lady Nayoan goyah. Keputusannya untuk bercerai itu sudah takdapat diganggu gugat.
Tak sedikit yang bertanya-tanya mengenai alasan Lady Nayoan tak melaporkan aksi serong Rendy Kjaernett dan Syahnaz. Muncul dugaan jika Lady Nayoan takut karena bekingan Syahnaz keluarga Raffi Ahmad.
Baca Juga: Sinead O'Connor Meninggal Dunia di Usia 56
Kuasa hukum Lady Nayoan mengungkap tak akan melaporkan Rendy dan Syahnas karena masih memikirkan anak-anak yang dekat dengan ayahnya.
“Posisinya kami sama sekali nggak ke arah sana untuk masalah pidana karena Pak Rendy jug masih deketsama anak posisinya, kita juga mempertimbangkan hal-hal itu gitu jadi nggak kearah sana,” ujar kuasa hukum Lady Nayoan, Erza Simanjuntak dikutip Rumpita dari Hops.id pada Kamis, (27/7/2023).