Kasus pelecehan seksual yang dialami putri Pinkan Mambo, MA memunculkan sejumlah fakta baru. Salah satunya adalah sikap Pinkan yang terkesan tak membela sang anak usai mengalami pelecehan yang dilakukan suaminya sendiri.
Bahkan Pinkan Mambo sempat mengancam melaporkan MA ke polisi usai pelecehan seksual itu terjadi. Ini diungkap MA saat berbincang dengan dr Richard Lee di Youtube.
MA lantas memilih kabur dari rumah Pinkan Mambo berkat bantuan ayah kandung, Sandy Sanjaya, pada 2021. Sejak saat itu, MA tinggal bersama sang ayah.
Namun Pinkan Mambo tak senang sang anak tinggal bersama mantan suaminya itu. Ketika MA meminta dibuatkan KTP dan surat izin bekerja, Pinkan malah menebar ancaman ke MA.
"Sampai di mana aku minta surat supaya kayak, mami konfirmasi aja (biar) aku boleh kerja. Terus katanya, 'enggak ah, enggak boleh', terus katanya, 'apa aku harus laporin ke polisi supaya kamu pulang dari papah?' Maksudnya balik lagi ke mami," ujar MA.
Pinkan Mambo sampai mengancam akan memutarbalikkan fakta pelecehan yang dialami MA. "Terus dia bilang kalau misalnya, 'ya sudah, aku bisa aja bilang ke media kalau misalnya kamu yang nyamperin ke kamar suamiku. Dasar orang aneh', katanya," jelasnya.
Pengakuan MA itu membuat dr Richard Lee terheran-heran dengan sikap Pinkan Mambo, mengingat remaja 17 tahun itu hanya meminta dibuatkan KTP. MA menduga Pinkan dipengaruhi oleh Steve Wantania sehingga bisa berpikiran jahat seperti itu.