Selebtek.suara.com - Film Black Panther: Wakanda Forever menjadi perbincangan penggemar Marvel Cinematic Universe. Bahkan film garapan Ryan Coogler ini mampu memuncaki box office yang sebelumnya dipegang oleh Black Adams.
Nah, di film ini Black Panther diambil alih oleh Shuri, setelah kakaknya T'Chala meninggal karena sebuah penyakit, Sementara musuh di film berdurasi hampir 3 jam itu adalah Namor, raja dari kota Talokan.
Namun, siapa sebenarnya Namor?
Dilansir dari Penggemarve.net, jika merujuk pada komik, Namor adalah seorang raja Atlantis, putra dari pasangan seorang nelayan dan puteri Atlantis.
Sang ayah dibunuh oleh tentara Atlantas, sementara ibunya dipaksa pulang ke negeri asal yang sedang mengandung Namor. Ketika besar, Namor bergabung dengan tentara Atlantis guna menjaga negerinya dari Nazi U-Boats.
Namor bukanlah sosok superhero, melainkan Antihero. Terkadang ia bisa menjadi baik, namun tak jarang juga menjadi musuh bagi para superhero lainnya.
Sayangnya, kisah ini sangat jauh berbeda dengan yang ada di film. Karena Namor versi MCU adalah anak dari dua orang manusia yang tinggal di sekitar abad ke-16 di daerah Amerika Selatan.
Saat itu ibunya dan orang-orang di suku tersebut terserang wabah penyakit yang mirip cacah. Bahkan banyak di antara mereka tewas, termasuk ayah Namor.
Seorang tabib kemudian menemukan sebuah tanaman ajaib di dasar lain. Ia menggunakannya untuk mengobati penyakit ini. Sayangnya, tanaman tersebut memiliki efek samping.
Baca Juga: Buktikan Tak Bangkrut, Rizky Billar dan Lesti Kejora Mau Liburan ke Jepang Usai Pulang dari Thailand
Setiap orang yang meminumnya berubah menjadi biru dan sulit untuk benapas di daratan. Meski demikian Namor berbeda karena saat itu ia masih di dalam kandungan ibunya.
Namun, memiliki kemampuan melebihi yang lain karena bisa bernapas di udara dan di air. Namor juga memiliki sayap di kakinya yang membuatnya mampu terbang.
Bagaimana aksi Black Panther melawan Namor? dan apakah Raja dari Talokan ini tewas? Saksikan film Black Panther: Wakanda Forever di bioskop terdekat. (*)