Selebtek.suara.com - Sopir ambulan bernama Sigit yang membawa jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril punya banyak cerita selama dua hari ikut menangani pemakaman putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu.
Sigit mengatakan dirinya belajar dari Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil sebagai seorang ayah yang memiliki anak laki-laki. Menurutnya rasa cinta orangtua terhadap anak tidak bisa diungkapkan kata-kata.
"Ya begitulah sebagai orangtua, apalagi seorang ayah itu, memang ia sayang banget sama anaknya, jadi pelajaran juga buat saya ke anak saya," kata Sigit kepada Suara.com di pemakaman keluarga Ridwan Kamil di Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022).
Ia menuturkan meski sangat lelah, Ridwan Kamil tetap menjalani seluruh rangkaian mulai dari penjemputan jenazah ke Swiss hingga menuju pemakaman Eril di Cimaung , Kabupaten Bandung.
"Beliau kecapekan kurang tidur dari kemarin ngurusin dari sana (Swiss) sampai sekarang di sini, sampai sini kecapekan," tuturnya.
![Ridwan Kamil di pemakaman Eril [Twitter @sweetiegums_]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/06/14/1-surat-terakhir-ridwan-kamil-untuk-hati-eril-netizen-husnul-khatimahtwitter-at-sweetiegums.jpg)
Ia juga terkesima melihat antusiasme dan doa yang luar biasa masyarakat untuk jenazah Eril sepanjang jalan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Gedung Pakuan Bandung, hingga ke pemakaman Cimaung hari ini. Ini membuktikan banyak yang mencintai anak Ridwan Kamil itu.
"Luar biasa antusiasme masyarakat, dari kemarin jemput di bandara," ungkap Sigit.
Kini Jenazah Eril sudah dimakamkan di tempat pemakaman Cimaung. Sebelum itu almarhum dibawa dengan menggunakan mobil jenazah berwarna silver setelah diberangkatkan dari rumah duka di Gedung Pakuan, Bandung sekira pukul 09.00 WIB dan sampai ke pemakaman puku 11.15 WIB.
Ada banyak peziarah yang datang mulai dari pejabat hingga kerabat dekat Eril juga langsung berdiri menghormati kedatangan jenazah Eril sambil melafalkan salawat.
Selamat jalan Eril! semoga amal ibadahmu menjadi cara dirimu menuju Surga. (*)