Nama Candi Asu di Magelang Menuai Kontroversi, Begini Penjelasannya

Selebtek | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2022 | 11:33 WIB
Nama Candi Asu di Magelang Menuai Kontroversi, Begini Penjelasannya
suara.com

Selebtek.Suara.com - Nama Candi Asu yang berada di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Magelang menuai kontroversi.  Nama tempat pemujaan itu memang sama dengan panggilan anjing dalam bahasa Jawa, asu.

Letak candi Asu di lereng sebelah barat Merapi, ini diperkirakan berhubungan dengan ritus pemujaan masyarakat Mataram Kuno. Juru Pelihara Candi Pendem Jumat mengatakan, kawasan yang dikenal sebagai kompleks candi Sengi ini terdiri dari Candi Pendem, Candi Asu, dan Candi Lumbung. 

Setiap candi memiliki fungsi ritual sendiri yang dihubungkan dengan siklus tanam padi. Di Candi Pendem misalnya, masyarakat kuno Merapi menggelar ritual pemujaan untuk mengawali masa tanam padi. Mereka meminta hasil panen melimpah kepada Dewi Sri.  

Setelahnya, pada masa perawatan, mereka menggelar ritual pemujaan di Candi Asu. Ia mengakui banyak yang salah menafsirkan penamaan Candi Asu. 

"Nama Candi Asu ada beberapa versi. Kalau lihat di Google, dinamakan Candi Asu karena di sekitarnya dulu banyak anjingnya. Itu persepsi yang salah,”katanya dilansir dari suara.com.

Nama candu Asu memiliki versi lain, salah satunya berasal dari temuan arca nandi (sapi) berukuran kecil yang bentuknya tak lagi sempurna. Karena bentuk yang tak sempurna itu, warga mengira patung nandi tersebut adalah arca anjing atau asu dalam bahasa Jawa.

Arca nandi sendiri sejak lama sudah tak berada di tempatnya, meski sempat tercatat.Parahnya, ada yang salah persepsi menghubungkan Candi Asu dengan mitos Dewindani, seorang putri yang dihukum karena mengumbar nafsu seksual.      

Jumat mengatakan, Asu yang dimaksud pada penamaan candi itu bermakna Aso (beristirahat). “Jadi sebenarnya ‘aso’ bukan ‘asu’. Tapi karena telanjur salah kaprah, masyarakat sekitar menamakan Candi Asu.”Makna ngaso candi itu juga dikaitkan sebagai “tempat istirahat” Maharaja Rakai Kayuwangi, penguasa tanah perdikan lereng Merapi pada masa Mataram Hindu.   

Banyak orang meyakini, di Candi Asu jasad Rakai Kayuwangi dimakamkan. “Di sini tanah perdikannya Rakai Kayu Wangi. Dia diberi (wilayah kekuasaan) oleh Raja Mataram Hindu.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Kontroversi Nama Candi Asu di Magelang, Begini Penjelasannya

Heboh Kontroversi Nama Candi Asu di Magelang, Begini Penjelasannya

| Minggu, 26 Juni 2022 | 10:58 WIB

Candi Asu, Kontroversi Nama dan Peran Penting Bagi Masyarakat Kuno Lereng Merapi Magelang

Candi Asu, Kontroversi Nama dan Peran Penting Bagi Masyarakat Kuno Lereng Merapi Magelang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:31 WIB

Langka! Dewa 19 Formasi Lengkap Bakal Sapa Penonton di Candi Prambanan

Langka! Dewa 19 Formasi Lengkap Bakal Sapa Penonton di Candi Prambanan

Entertainment | Jum'at, 24 Juni 2022 | 06:50 WIB

Terkini

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:16 WIB

6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi

6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:16 WIB

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:15 WIB

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:12 WIB

Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?

Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?

Jatim | Rabu, 15 April 2026 | 08:10 WIB

Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia

Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 08:05 WIB

6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan

6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya

LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Kreator Go For It Nakamura-kun! Hapus Akun X Usai Hadapi Dugaan Pelecehan

Kreator Go For It Nakamura-kun! Hapus Akun X Usai Hadapi Dugaan Pelecehan

Your Say | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB