Maruf Amin: MUI Harus Buat Fatwa Ganja untuk Medis

Selebtek | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2022 | 23:13 WIB
Maruf Amin: MUI Harus Buat Fatwa Ganja untuk Medis
suara.com

Selebtek.suara.com - Perjuangan Santi Warastuti untuk anaknya, Pika - yang mengidap cerebral palsy atau gangguan yang memengaruhi kemampuan koordinasi tubuh seseorang - agar pemerintah melegalkan ganja untuk medis berhasil menggugah Wakil Presiden Maruf Amin.

Beliau telah meminta Majelis Ulama Indonesia atau MUI agar mempersiapkan fatwa ganja untuk medis saat berada di acara Rapat Dewan Pimpinan MUI pada Selasa (28/6/2022) pagi.

Santi berasal dari Sleman, Yogyakarta. Dia pun viral di media sosial saat menggelar aksi di kawasan Car Free Day atau CFD di Bundaran Hotel Indonesia pada Minggu. Santi terlihat memegang poster bertuliskan "Tolong Anakku Butuh Ganja Medis".

Penyanyi Andien pun turut memberi dukungan dengan menemui Santi saat melakukan aksinya di Bundaran HI.

Perjuangan Santi tak hanya di situ, dia telah mengajukan surat kepada hakim Mahkamah Konstitusi agar segera memutuskan gugatan uji materi terhadap UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang ia mohonkan sejak dua tahun lalu.

Uji materi UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika itu dilayangkan Santi ke MK bersama dua orang ibu lain pada November 2020. Ketiganya mempersoalkan penjelasan Pasal 6 Ayat (1) huruf a dan Pasal 8 Ayat (1) UU Narkotika yang melarang penggunaan ganja untuk pelayanan kesehatan.

Pasal ini dianggap merugikan hak konstitusional pemohon karena menghalangi mereka untuk mendapatkan pengobatan bagi sang buah hati. Ketiganya ingin MK melegalkan penggunaan narkotika golongan I untuk pengobatan.

"MUI ada putusan bahwa memang ganja dilarang dalam arti membuat masalah, dalam Alquran dilarang, masalah kesehatan itu sebagai pengecualian, MUI harus membuat fatwanya. Fatwa baru membolehkannya," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin di kantor MUI Jakarta, Selasa.

"Artinya ada kriteria, saya kira MUI akan segera mengeluarkan fatwanya untuk bisa dipedomani oleh DPR," tambah Maruf.

Fatwa tersebut, menurut Ma'ruf, penting agar jangan sampai penggunaan ganja untuk alasan medis malah mendatangkan lebih banyak masalah.

"Jangan sampai nanti berlebihan dan menimbulkan kemudaratan, ada berbagai klasifikasi. Saya kira ganja itu ada varietas-nya. Nanti supaya MUI membuat fatwa berkaitan dengan varietas-varietas ganja itu," ungkap Maruf.

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Aksi Ibu Santi Minta Anaknya Ditolong, Gus Yahya Perintahkan Bahtsul Masail Kaji soal Ganja Medis

Viral Aksi Ibu Santi Minta Anaknya Ditolong, Gus Yahya Perintahkan Bahtsul Masail Kaji soal Ganja Medis

News | Selasa, 28 Juni 2022 | 22:21 WIB

Niat Cari Madu, Warga Cianjur Terkejut Temukan Bukit Ganja di Gunung Karuhun

Niat Cari Madu, Warga Cianjur Terkejut Temukan Bukit Ganja di Gunung Karuhun

Jabar | Selasa, 28 Juni 2022 | 21:38 WIB

Pemerintah Bakal Kaji Pemanfaatan Ganja Bagi Kepentingan Medis

Pemerintah Bakal Kaji Pemanfaatan Ganja Bagi Kepentingan Medis

Malang | Selasa, 28 Juni 2022 | 21:15 WIB

Terkini

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions

Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus

Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

1,9 Juta Kendaraan di Sulsel Nunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp1,7 Triliun

1,9 Juta Kendaraan di Sulsel Nunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp1,7 Triliun

Sulsel | Rabu, 15 April 2026 | 09:26 WIB

Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep

Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep

Jatim | Rabu, 15 April 2026 | 09:20 WIB

Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG

Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 09:18 WIB

Bocoran iPhone 18 Pro, Apple Siapkan Warna Merah Tua, Android Diduga Menyalip Lebih Dulu!

Bocoran iPhone 18 Pro, Apple Siapkan Warna Merah Tua, Android Diduga Menyalip Lebih Dulu!

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 09:17 WIB

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:13 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB