selebtek

Citayam Fashion Week Sudirman Mau Dibubarkan, Ini Alasan Kapolsek Metro Menteng

Selebtek Suara.Com
Sabtu, 09 Juli 2022 | 12:00 WIB
Citayam Fashion Week Sudirman Mau Dibubarkan, Ini Alasan Kapolsek Metro Menteng
(Foto: Tangkapan layar YouTube Sipasan Channel)

Selebtek.suara.com - Polsek Metro Menteng buka suara tanggapi keberadaan para remaja yang nongkrong di kawasan Jalan Sudirman atau Dukuh Atas atau yang dikenal dengan istilah 'Citayam Fashion Week.'

Kapolsek Metro Menteng, Kompol Netty Rosdiana Siagian berkata bakal membubarkan remaja yang nongkrong tersebut jika tetap berkumpul di atas jam 10 malam. 

Dilansir Suara.com, Netty beralasan pembubaran itu sesuai dengan PPKM Level 1 yang berlaku di DKI Jakarta.

Alasan lainnya, kata Netty, karena kawasan Jalan Sudirman merupakan jalur protokol. Di samping itu para remaja 'Citayam' juga dikhawatirkan mengakibatkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Kami antisipasi gangguan kamtibmas. Orang semakin larut malam, orang berpikirnya semakin negatif. Biar jelas itu," kata Netty kepada Suara.com, Jumat (8/7/2022).

Kendati demikian Netty mengatakan, para remaja 'Citayam,' tetap diperbolehkan nongkrong di kawasan Jalan Sudirman, dengan catatan di bawah jam 10 malam.

"Ya monggo (silakan) saja, (tapi) jam 10 malam sudah harus bubar. (Dasarnya) kembali ke PPKM Level 1," kata dia.

Saat dihubungi Suara.com, Netty mempertanyakan mengapa para remaja Citayam harus berkumpul di kawasan Jalan Sudirman.

"Kenapa tidak ke Parung sana atau ke Bogor?" kata dia.

Baca Juga: NCT Dream Akan Menghiasi Sampul Majalah The Glass Man Edisi ke-50

Netty juga menyinggung, gaya berpakaian remaja Citayam.

"Pakaian mereka kayak gimana itu? Bikin Tiktok begitu," ujarnya.

Terpisah, Wakil Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Rivanlee Anandar mengkritisi sikap Kapolsek Metro Menteng itu yang mempertanyakan, mengapa para remaja Citayam harus nongkrong di kawasan Jalan Sudirman.

Rivanlee menyebut, pertanyaan itu sebagai cara pandang klasis atau membedakan kelas.

"Pernyataan ini menunjukan cara pandang yang klasis, seolah hanya kelas tertentu, atau dalam konteks ini, ruang publik di Jakarta hanya boleh digunakan orang KTP Jakarta saja. Padahal, semestinya terbuka bagi semua kalangan," kata dia.

Rivanlee juga mengkritisi pernyataan Netty yang menyinggung gaya berpakaian para remaja Citayam yang menurutnya mengarah ke standarisasi gaya berpakaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI