Selebtek.suara.com - Terowongan Mina mati alami mati lampu saat puncak haji 2022. Kejadian mati lampu tersebut tepatnya di terowongan atas menuju jalur atas Jamarat tiga atau lantai tiga.
Mati lampu di terowongan Mina terjadi pada Minggu sekitar pukul 05.15 Waktu Arab Saudi (WAS) hingga 06.10 WAS. Pihak Arab Saudi segera menangani masalah tersebut.
Menurut Wakasatops Masyair 3, Harun Al Rasyid, mati lampu kemungkinan terjadi akibat korsleting arus pendek.
"Kebetulan, posisi jamaah yang tadi dihentikan oleh polisi Arab Saudi tepat berada di depan pos, oleh karena itu petugas dan kami memberikan arahan dan memberi edukasi agar jamaah tidak panik dan tenang karena hanya beberapa saat saja. Mereka diminta menunggu perbaikan," kata Harun Al Rasyid di Mina, Minggu.
Tanda-tanda korsleting sebetulnya sudah terjadi atau tampak pada malam hari, dimana lampu depan terowongan kadang mati kadang hidup.
"Tadi pagi, begitu jamaah selesai Subuh mau ke Jamarat melewati terowongan tersebut terjadi mati lampu, tapi alhamdulillah tidak lama segera bisa diatasi oleh pihak Arab Saudi dan sekarang sudah normal kembali," katanya.
Jamaah menunggu dihentikan dan petugas memberikan edukasi juga informasi seputar Jamarat yang akan mereka lalui di lantai tiga.
Lebih lanjut dia mengatakan tidak ada korban dan pemadaman cepat diatasi.
"Kami lihat mereka segera melakukan dengan baik dan atas kejadian ini, mereka sudah menyiapkan tenaga ahlinya bagian listrik untuk mengantisipasi kejadian tersebut," tambah Harun.
Baca Juga: Terpopuler Kesehatan: Bahaya Mandikan Bayi dengan Berat Badan Rendah, Kondisi Kesehatan Kuku Kaki
Ia mengimbau jamaah agar tidak panik jika terjadi lagi mati listrik karena dalam keadaan panik justru situasi tidak kondusif, ditambah padatnya jamaah maka jamaah haji diimbau tetap tenang.(*)
Sumber: Antara