Selebtek.suara.com - Film Mencuri Raden Saleh rupanya mendapat sambutan dan apresiasi cukup baik dari para penggemar film di Tanah Air.
Dalam kurun empat hari penayangan, film yang dibintangi sejumlah aktor ternama ini sudah meraih penjualan 550 ribu tiket.
Film Mencuri Raden Saleh bercerita tentang Piko (Iqbaal Ramadhan), mahasiswa seni rupa yang tiba-tiba mendapat tawaran mencuri karya maestro Raden Saleh yang dijaga ketat di Istana Negara
Tak banyak yang tahu kalau sosok Raden Saleh merupakan anggota dari perkumpulan rahasia Freemason yang pada masa itu disebut vrijmetselarij.
Freemason adalah perkumpulan persaudaraan yang memiliki sandi dan ritual rahasia yang berasal dari abad pertengahan.
Tujuan utama Freemason adalah membangun persaudaraan dan pengertian bersama akan kebebasan berpikir.
Secara umum Freemason berniat menghapus semua agama, menghapus sistem keluarga, menjadikan manusia di seluruh dunia dalam sebuah kesatuan.
Untuk menjadi anggota Freemason tidaklah mudah. Sebab, Freemason adalah organisasi tertutup dan ketat dalam menerima anggota.
Mereka yang menjadi anggota freemasons adalah orang-orang terhormat dan mempunyai keahlian tertentu dalam suatu bidang .seperti pejabat pemerintahan, tokoh militer, tuan tanah, ilmuwan, pengusaha,seniman, penulis dan lain-lain.
Baca Juga: Syarat Daftar Subsidi Tepat MyPertamina untuk Beli Pertalite dan Solar
Pada tahun 1829 Raden Saleh Mendapat kesempatan ke Belanda untuk mewujudkan mimpinya hidup di tengah peradaban Eropa
Pelukis bernama lengkap Raden Saleh Sjarif Boestaman ini menghabiskan 25 tahun masa hidupnya di Eropa (Belanda, Jerman, Prancis, Italia, Inggris) dalam pergaulan di kalangan elit aristokrat hingga intelektual.
Banyak orang dan petinggi di Eropa yang mengagumi dirinya lantaran mampu hidup dalam percampuran budaya Jawa muslim dan Eropa.
Raden Saleh pun sibuk memenuhi undangan dari banyak pejabat di Eropa yang penasaran untuk melihat kemampuan Raden Saleh dalam melukis realis objek secara sempurna.
Selain pelukis, Raden Saleh juga dikenal sebagai kolektor dokumen etnografi dan arkeologi, arsitek, paleontolog, perancang pertamanan, pendiri berbagai taman marga satwa, serta perancang busana.
Hal itu membuat circle pergaulan Raden Saleh menjadi luas. Raden Saleh pun dilirik dan menjadi perhatian para anggota Freemason di Belanda.