Selebtek.suara.com - Begitu banyak warganet yang menyebut aksi Bjorka sama dengan aksi gerakan hacktivisme seperti yang dilakukan WikiLeaks dan Anonymous.
Hacktivisme sendiri bisa didefinisikan sebagai serangan cyber yang dilakukan oleh hacker individu atau grup hacker dengan misi tertentu.
Misi yang dilakukan biasanya berhubungan dengan misi kemanusiaan, ideologi, isu politik, hak asasi manusia, kebebasan berekspresi dan berbagai misi lainnya.
Dalam buku berjudul Hacktivism and Cyberwar: Rebels with A Cause? karya Tim Jordan dan Paul Taylor, terminologi hacktivism muncul berbarengan dengan perkembangan teknologi dan kehadiran profesi baru: hacker.
“Hacktivism adalah bentuk aktivisme yang menggunakan teknologi komputer untuk menunjukkan pesan politik. Simbol dalam ranah elektronik menjadi penanda tersendiri dalam demokrasi ruang siber,” tulis buku itu.
Hacktivisme bisa dibilang pertama kali muncul di era 80-an Ketika terjadi peristiwa sekelompok aktivis di Australia menolak serangan nuklir yang menghebohkan
Para aktivis tersebut membuat gerakan bernama Worms Against Nuclear Killer (WANK) dan menyerang jaringan National Aeronautics and Space Administration dan Departemen Energi AS untuk protes peluncuran wahana yang membawa radioaktif jenis plutonium
Aksi hacktivisme kembali menggema pada 1996, saat sejumlah hacker melakukan serangan cyber terhadap situs resmi Departemen Kehakiman Amerika Serikat United alias States Department of Justice.
Mereka mengganti tampilan dengan tulisan: “Department of Injustice” dan mengimbuhinya dengan gambar porno demi mencuri atensi sekaligus mengejek aturan Communication Decency Act, kebijakan baru pemerintah AS saat itu untuk mengatur konten porno di internet
Nah Tim Selebtek merangkum sejumlah gerakan hacktivsme yang membuat para petinggi politik, perusahaan besar, pejabat sampai badan intelejen menjadi ketar-ketir. Berikut ulasannya
1. Cult of the Dead Cow
Grup hacktivsme ini didirikan pada tahun 1984 yang fokus terhadap politik, hak asasi manusia dan arus informasi yang bebas.
Pada era 1990-an, kelompok tersebut fokus memerangi pelanggaran hak asasi manusia di China. Di masa inilah ini, seorang anggota grup yang bernama Omega menciptakan istilah hacktivism ketika berkomunikasi dengan hacktivist China melalui email grup.
CDc pada tahun 1999.membentuk kelompok Hacktivismo yang berfokus pada pembuatan teknologi anti-sensor dan menentang keras penonaktifan situs web kartena hal tersebut bertentangan dengan prinsip kebebasan berbicara secara online.
Hacktivismo juga menerbitkan kode etik untuk pembangkangan sipil secara online, berjudul "Deklarasi Hacktivismo", di mana dikatakan akan menantang penyensoran internet yang disponsori negara.
2. Anonymous
Kelompok hacktivsme internasional lini pertama kali muncul pada tahun 2003 di forum 4chan dan menjadi sorotan pada tahun 2008 ketika menyerang Gereja Scientology.
Kelompok ini telah mengadopsi topeng Guy Fawkes dari novel grafis karya Alan Moore dan film V for Vendetta sebagai simbolnya dan i sering menggunakan tagline: "Kami Anonim. Kami Legiun. Kami tidak memaafkan. Kami tidak lupa. Harapkan kami."
Saat mendukung gerakan Occupy Wall Street ataupun melakukan serangan cyber terhadap politisi seperti Donald Trump dan Hillary Clinton, kelompok ini menggunakan teknik kontroversial, seperti doxing di berbagai platform media sosial.
3. Ghost Squad Attacker
Kelompok hacktivsme ini pernah melancarkan operasi peretasan bernama Opicarus dengan target bank internasional.
Kelompok ini, alih-alih membobol sistem untuk mencuri uang dari bank-bank itu, justru meninggalkan pesan di laman web.
Operasi Opicarus didasari kecemasan atas perilaku sejumlah bank yang diduga menampung dana hasil korupsi. Pesan Opicarus lantas muncul di laman bank-bank asal Belanda, Yunani, Kroasia, Macedonia, Maladewa, dan Siprus.
"Ini hanya permulaan, kami tidak akan berhenti sampai semua memberi perhatian pada bank, termasuk semua institusi yang menyimpan uang hasil tindakan kriminal di dalamnya," tulis Ghost Squad Attacker.
4. WikiLeaks
Gerakan hacktivesme ini dimotori oleh Julian Assange yang ditandai lewat peluncuran situs WikiLeaks sebagai organisasi media online independen nirlaba.pada tahun 2006.
Situs tersebut menampung berbagai dokumen penting ataupun bersifat rahasia yang bocor, Dokumen penting pertama yang diterbitkan di situs tersebut adalah hampir 80.000 dokumen tentang perang AS di Afghanistan yang bocor pada 2010, diikuti oleh hampir 400.000 dokumen tentang perang di Irak.
WikiLeaks juga dikenal karena mengungkapkan lebih dari 20.000 email dan 8.000 lampiran email dari Komite Nasional Demokrat yang dikirim selama kampanye presiden AS 2016.
5. Edward Snowden
Gerakan hacktivisme tidak hanya dilakukan oleh kelompok namun juga bisa secara Individu. Seperti yang dilakukan mantan Agen CIA Edward Joseph Snowden
Meski seorang diri aksi hakctivisme Snowden dalam mengungkap skandal yang dilakukan National Security Agency (NSA) pada 2013 lalu benar-benar menghebohkan dunia.dan membuat petinggi intelijen di negaranya ketar ketir.
Snowden awalnya tak sedikitpun punya niat buruk. Tak ada pikiran busuk menjual rahasia negara demi keuntungan pribadi.
Nuraninya mulai terusik ketika mengetahui kejahatan pemerintah yang mengganggu hak privasi online warga negaranya. Akhirnya ia memutuskan menjadi whistleblower, pembelot negara.
Snowden kemudian membocorkan berbagai dokumen rahasia milik NSA yang mengungkap berbagai operasi 'kotor' yang dilakukan NSA menyangkut pelanggaran data privasi pengguna internet dan telekomunikasi dunia.kepada publik
Meski banyak orang yang menyebut para pelaku hacktivsme adalah pahlawan , tapi tak sedikit juga yang menilai kalau hal tersebut adalah tindakan pengkhianatan.