Selebtek.suara.com – Sebuah startup Adden Energy dilaporkan telah mengembangkan baterai pengisian ultra cepat pada Electric Vehicle (EV). Tak tanggung-tanggung perusahaan mengklaim bahwa baterai dapat terisi penuh hanya dalam tiga menit dan akan bertahan selama 20 tahun.
The Independent melaporkan bahwa perusahaan telah mendemonstrasikan prototipe sel koin dengan tingkat pengisian tiga menit dan lebih dari 10.000 siklus dalam masa pakainya.
Rencananya perusahaan tersebut ingin mengkomersialkan upaya itu dan menempatkan baterai pengisian daya ultra-cepat sebagai kebutuhan publik. Idenya, kata perusahaan, adalah untuk membantu membuat kendaraan listrik lebih mudah didekati.
William Fitzhugh, CEO Adden Energy, mengatakan dia ingin menarik 37 persen orang Amerika yang tidak memiliki garasi dan tidak dapat mengisi EV mereka dalam semalam.
Dengan memberi mereka cara untuk mengisi daya kendaraan listrik mereka dalam tiga menit atau kurang, perusahaan berharap untuk membuat EV lebih dipilih dibanding kendaraan berbahan bakar minyak.
Membuat kendaraan listrik agar lebih dilirik adalah tantangan tersendiri bagi industri otomotif. Apalagi titik pengisian dan harga perangkat keras yang diperlukan untuk membuatnya tetap terisi daya cukup mahal.
"Selain itu, jika kami dapat mengembangkan baterai pengisian daya ultra cepat untuk kendaraan listrik, kami mungkin juga dapat menggunakan teknologi yang sama pada baterai yang lebih kecil," seperti keterangan pada BGR.com.