NASA Temukan Pulau Baru Lahir di Pasifik

Selebtek

Jum'at, 23 September 2022 | 10:02 WIB
NASA Temukan Pulau Baru Lahir di Pasifik
Ilustrasi Pulau Misterius. (Pixabay.com)

Selebtek.suara.comNASA telah melihat sebuah pulau yang baru lahir di Samudra Pasifik. Pulau ini merupakan hasil dari serangkaian letusan gunung berapi yang terletak di Home Reef, sebuah gunung bawah laut di Kepulauan Tonga Tengah. 

NASA mengatakan gunung bawah laut itu berulang kali mengeluarkan lava dan mengeluarkan gumpalan abu dan asap mulai 10 September. Namun, sebelas jam setelah letusan dimulai, badan antariksa itu mulai memperhatikan pulau baru itu.

Layanan Geologi Tonga mengatakan bahwa pulau itu diyakini berada sekitar 10 meter (33 kaki) di atas permukaan laut dan lebar 4.000 meter persegi (kira-kira 1 acre). 

Namun, enam hari kemudian, pulau yang baru lahir itu telah berkembang menjadi lebih dari 24.000 meter (sekitar 6 hektar). Itu pertumbuhan yang cukup besar dan menunjukkan seberapa banyak gunung bawah laut telah meletus selama beberapa hari.

NASA temukan pulau baru di Pasifik
NASA temukan pulau baru di Pasifik (sumber:)

Gambar pulau yang baru lahir yang dipamerkan di atas ditangkap oleh Landsat 9, yang merupakan bagian dari Operational Land Imager-2 NASA. Gambar itu diambil pada 14 September dan tidak menunjukkan seberapa besar pertumbuhan pulau itu sejak kemunculannya yang pertama.

Sayangnya, NASA mengatakan pulau yang baru lahir ini kemungkinan tidak akan bertahan lama. Namun, beberapa telah bertahan selama beberapa tahun.

Gunung bawah laut Home Reef telah mencatat empat periode letusan sejak awal tahun 1852. Pulau-pulau kecil terbentuk setelah peristiwa itu dan peristiwa lain pada tahun 1857. Letusan tambahan pada tahun 1984 dan 2006 juga menghasilkan pulau-pulau sementara yang masif dengan tebing setinggi 70 meter.

Lokasi pulau yang baru lahir ini memang sudah matang untuk kejadian seperti itu karena berada di kawasan dengan tiga lempeng tektonik. 

Lempeng-lempeng tersebut terus-menerus bertemu, mendorong Lempeng Pasifik lebih jauh di bawah dua lainnya. Hal ini telah menyebabkan salah satu daerah vulkanik paling aktif di lautan dan menghasilkan salah satu parit terdalam di Bumi. (*)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mewah! Hotel Hilton Akan Mendesain Suite Astronaut di Stasiun Luar Angkasa

Mewah! Hotel Hilton Akan Mendesain Suite Astronaut di Stasiun Luar Angkasa

Tekno | Kamis, 22 September 2022 | 08:48 WIB

Songkok Bone Raih Penghargaan Kerajinan Unggul di Kawasan Asia Pasifik Tahun 2022

Songkok Bone Raih Penghargaan Kerajinan Unggul di Kawasan Asia Pasifik Tahun 2022

Sulsel | Kamis, 22 September 2022 | 08:06 WIB

Indonesia Raih Dua Emas Kejuaraan Bulu Tangkis Tunarungu Asia Pasifik

Indonesia Raih Dua Emas Kejuaraan Bulu Tangkis Tunarungu Asia Pasifik

Sport | Kamis, 22 September 2022 | 06:38 WIB

Terkini

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 19:25 WIB

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Bisakah Melacak iPhone yang Mati Total? Ini Jawaban dan Cara Lengkapnya

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Imbas Lonjakan Harga Memori, Nothing Batalkan Peluncuran CMF Phone Terbaru

Tekno | Senin, 22 Juni 2026 | 19:15 WIB

Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper

Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 19:13 WIB