Indonesia Akan Mengalami Resesi Tahun 2023, Apa yang Harus Dilakukan?

Selebtek

Selasa, 04 Oktober 2022 | 21:37 WIB
Indonesia Akan Mengalami Resesi Tahun 2023, Apa yang Harus Dilakukan?
Ekonomi Dunia (Pinterest)

Selebtek.suara.com – Mentri keuangan, Sri Mulyani sudah memberi sinyal akan adanya kemungkinan resesi pada tahun 2023 nanti. Hal ini ia dikutip dari pernyataannya melalui Bank Dunia.

Salah satu tanda akan terjadinya resesi yaitu banyak bank dunia yang telah menaikkan suku bunga bank, hal ini tentu berdampak terhadap perekonomian negara tersebut.

Tidak ada yang berharap resesi benar-benar terjadi, namun ada beberapa hal yang perlu dilakukan jika kondisi yang tak diharapkan ini menjadi kenyataan:

1. Mencari pendapatan tambahan

Hal pertama yang harus dilakukan yaitu mencari pendapatan tambahan. Ancaman resesi bisa saja dating secara tidak terduga. Salah satu pertanda resesi yaitu terjadinya PHK massal. Untuk menghindari cobalah mencari pendapatan tambahan agar bisa lebih banyak menabung untuk mempersiapkan diri di masa resesi.

2. Jangan boros

Sebisa mungkin hindari konsumsi hal-hal secara berlebihan terlebih untuk barang-barang yang tidak terlalu diperlukan. Di kondisi saat ini alangkah baiknya jika kita memilih cash berupa emas atau deposito. Usahakan memiliki dana tunai yang bisa dipakai dalam keadaan mendesak.

3. Jangan berhutang

Utang yang dimaksud yaitu hutang konsumtif seperti paylater dan kartu kredit. Namun jika terlanjur, alangkah baiknya jika hutang itu segera dilunasi. Sebaliknya untuk hutang produktif sebenarnya masih bisa ditoleransi asalkan dipergunakan sebagaimana mestinya. Usahakan cari suku bunga yg fixed rate jika mengambil hutang dalam jangka panjang.

baca juga

4. Persiapkan dana darurat

Jika belum memiliki dana darurat, usahakan lah untuk menabung mulai sekarang sebelum memasuki masa resesi. Salah satu caranya dengan mengurangi konsumsi hal-hal secara berlebihan.

5. Lakukan dari sekarang

Tidak ada yang tahu pasti kapan kondisi ekonomi khususnya Indonesia jatuh terpuruk. Untuk itu, selama masih mampu untuk menekan bahaya resesi, lebih baik dilakukan secepatnya.

Sebagai tambahan, resesi merupakan keadaan memburuknya ekonomi di suatu negara, sehingga daya beli masyarakat menjadi menurun. Hal ini biasanya terjadi dalam kurun waktu yang cukup lama dan ditandai dengan terjadinya penurunan domestic bruto (PDB), terjadinya PHK massal, pemotongan gaji karyawan hingga naiknya suku bunga.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Menghitung Dana Darurat, Persiapan Hadapi Ancaman Resesi Global 2023

Cara Menghitung Dana Darurat, Persiapan Hadapi Ancaman Resesi Global 2023

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 20:25 WIB

Dunia Akan Hadapi Resesi Global Tahun 2023, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dunia Akan Hadapi Resesi Global Tahun 2023, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Video | Senin, 03 Oktober 2022 | 16:00 WIB

Tips Mengatur Investasi di Tengah Kemungkinan Resesi Ekonomi

Tips Mengatur Investasi di Tengah Kemungkinan Resesi Ekonomi

Press Release | Senin, 03 Oktober 2022 | 13:40 WIB

Terkini

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo

Tepis Isu Paket Titipan Istana! Gus Ipul Jamin Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Intervensi Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar

Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Fokus Atasi Kebutuhan Dasar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global

Gus Kikin Nahkodai PBNU, Membaca Arah NU di Tengah Tantangan Politik dan Global

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari

Danantara Housing Expo Bukukan Proyek Senilai Rp2 Triliun hanya dalam 4 Hari

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:59 WIB

×