25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:00 WIB
25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan merujuk 25 orang pengemis Haji Gocap ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 pada Sabtu (29/8/2026). [Dok. Sudinsos Jaksel]
baca 10 detik
  • Tim Reaksi Cepat Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan dan Satpol PP merujuk 25 PPKS pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
  • Operasi gabungan di kawasan Kebayoran Baru tersebut berhasil mengamankan kelompok pengemis Haji Gocap yang terdiri dari berbagai daerah.
  • Seluruh PPKS yang terjaring dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 untuk mendapatkan pembinaan intensif.

Suara.com - Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Selatan merujuk 25 orang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 pada Sabtu (29/8/2026) dini hari tadi.

Penjangkauan massal dilaksanakan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Kebayoran Baru.

Seluruh orang yang diamankan merupakan kelompok yang masuk dalam klasifikasi pengemis Haji Gocap yang kerap beroperasi di jalanan.

"Jumlah 25 orang itu terdiri dari 7 perempuan dewasa dan 18 laki-laki dewasa," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernad Tambunan.

Para pengemis yang terjaring memiliki latar belakang daerah yang beragam, mulai dari warga asli Jakarta hingga pendatang asal Medan, Lampung, dan Yogyakarta.

Beberapa di antaranya teridentifikasi sebagai lansia, seperti warga yang berusia 65 tahun asal Tangerang dan berumur 63 tahun asal Tegal.

Selain lansia, petugas juga mengamankan pengemis berusia produktif yang tercatat masih berumur 39 tahun.

Lebih lanjut, Bernad memaparkan proses pemindahan para pelanggar ketertiban umum tersebut.

"Merujuk 25 Orang PPKS ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1," tuturnya.

baca juga

Penanganan di panti sosial nantinya akan meliputi pembinaan intensif, agar para PPKS tidak kembali lagi melakukan aktivitas mengemis di jalanan ibu kota.

Operasi gabungan sendiri menyasar titik-titik rawan di wilayah Kebayoran Baru guna menciptakan kenyamanan bagi pengguna jalan dan masyarakat luas.

Langkah ini juga menjadi bukti komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menegakkan peraturan daerah, sekaligus memberikan perlindungan sosial yang tepat bagi warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Kembali Normal Pascademo, Pramono Pastikan CFD Besok Tetap Digelar

Jakarta Kembali Normal Pascademo, Pramono Pastikan CFD Besok Tetap Digelar

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:08 WIB

35,24 Ton Sampah Sisa Demo DPR Diangkut dari Jalan Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda

35,24 Ton Sampah Sisa Demo DPR Diangkut dari Jalan Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:54 WIB

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

Gara-gara Crowded, Polisi Akui Salah Paham Amankan Personel TNI Saat Demo di DPR

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:56 WIB

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:45 WIB

×