Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

Muhamad Yasir

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:59 WIB
Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara, Jakarta. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
baca 10 detik
  • Kepuasan publik terhadap penegakan hukum dan korupsi di masa pemerintahan Prabowo-Gibran di bawah 50 persen.
  • Penanganan perkara korupsi program Makan Bergizi Gratis dan dinamika antarlembaga penegak hukum menurunkan persepsi negatif masyarakat.
  • Komitmen antikorupsi Presiden Prabowo belum sepenuhnya terealisasi di lapangan.

Suara.com - Kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ikut tertekan oleh penilaian masyarakat terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Kedua sektor tersebut mendapat penilaian di bawah 50 persen berdasarkan hasil survei Poltracking Indonesia periode Agustus 2026.

Temuan itu dipaparkan dalam tayangan Poltracking TV bertajuk Membaca Tren Kepuasan Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Senin (31/8/2026).

Dalam survei tersebut, penilaian publik terhadap penegakan hukum hanya mencapai 44,8 persen. Sementara pemberantasan korupsi berada sedikit lebih tinggi, yakni 46,6 persen.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan rendahnya penilaian pada dua bidang tersebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap turunnya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menurut Yuda, persepsi masyarakat terhadap penegakan hukum terbentuk dari berbagai peristiwa yang menjadi perhatian publik.

Salah satunya adalah penanganan perkara dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), terlebih setelah kepala BGN yang mengelola program tersebut terseret perkara hukum.

"Dalam persepsi publik berkembang menjadi hal yang negatif," kata Yuda.

Di tengah proses penegakan hukum tersebut, komunikasi pemerintah juga dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi masyarakat.

baca juga

Yuda mengatakan dinamika yang melibatkan lembaga penegak hukum dan berlangsung terbuka di hadapan publik turut memengaruhi penilaian masyarakat.

"Kita lihat cukup ramai kemarin dua lembaga institusi penegak hukum kita dalam tontonan publik, itu juga memengaruhi persepsi," ujarnya.

Dadan Hindayana bersama Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung (Instagram/infokrw)
Dadan Hindayana bersama Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung (Instagram/infokrw)

Komitmen Antikorupsi Belum Terlihat

Selain penegakan hukum, pemberantasan korupsi juga menjadi sorotan. Survei Poltracking mencatat penilaian publik terhadap pemberantasan korupsi hanya 46,6 persen.

Yuda menilai kondisi itu menunjukkan masih adanya jarak antara komitmen pemberantasan korupsi yang disampaikan Presiden Prabowo dengan pelaksanaannya di lapangan.

Menurutnya, janji dan pesan antikorupsi yang disampaikan pemerintah belum sepenuhnya diterjemahkan menjadi langkah yang dirasakan publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Terus Merosot, Kini Tinggal 55,1 Persen

Kepuasan Publik ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Terus Merosot, Kini Tinggal 55,1 Persen

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:53 WIB

Dulu Dipuji, Kini MBG Dapat Rapor Merah dari Publik!

Dulu Dipuji, Kini MBG Dapat Rapor Merah dari Publik!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya

Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:55 WIB

4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam

4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Profil dan Sepak Terjang Robin Veldman Pelatih Baru Mees Hilgers di SC Heerenveen

Profil dan Sepak Terjang Robin Veldman Pelatih Baru Mees Hilgers di SC Heerenveen

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:41 WIB

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci

Sulsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

Aksi Represif Polisi di Demo DPR: Sweeping hingga Gas Air Mata Ditembakkan Langsung ke Massa

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:35 WIB

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

BPS Jawab Pertanyaan soal Perubahan Desil: Untuk Hindari Prasangka

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34 WIB

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:29 WIB

×