Heboh Produk Unilever Ditarik Karena Mengandung Benzena, Ini Kata BPOM

Selebtek

Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:44 WIB
Heboh Produk Unilever Ditarik Karena Mengandung Benzena, Ini Kata BPOM
Logo Unilever (Unilever.co.id)

Selebtek.suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menanggapi kabar penarikan beberapa produk sampo milik Unilever di Amerika Serikat karena mengandung bahan kimia benzena yang berbahaya bagi kesehatan.

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI, Reri Indriani menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan produk yang ditarik tersebut tidak dijual di Indonesia.

“Untuk yang sampo Dove, TRESemmé, dan lain-lain itu kami sudah melakukan penelusuran dan pengecekan. Produk tersebut tidak terdaftar di Indonesia,” ungkap Reri dalam dalam konferensi pers Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI), Selasa (25/10/2022), dikutip dari Suara.com.

Reri mengatakan, pihaknya akan selalu melakukan pengecekan terhadap berbagai produk yang dijual di Indonesia dan segera melarang peredarannya jika ditemukan kandungan terlarang.

“Kami tetap akan melakukan pengecekan karena kami memang biasanya akan melarang menjual di pasaran jika ada kandungan yang dilarang. Tapi untuk produk yang ini tidak ditemukan,” terang Reri.

Unilever Indonesia sendiri menegaskan jika kode lot produk yang ditarik di luar negeri, tidak dijual dan diedarkan di Indonesia, sehingga tidak ikut terdampak.

"Unilever Indonesia bukan bagian dari penarikan sampo kering ini dan tidak ada produk maupun pasar Unilever lainnya yang terkena dampak dari penarikan ini," tulis Unilever sebagaimana keterangan yang diterima suara.com, Rabu (26/10/2022).

Melansir CNN, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan sejumlah produk Unilever yang telah ditarik penjualannya dari pasar kerena mengandung benzena.

Beberapa barang yang ditarik itu merupakan hasil produksi bulan Oktober 2021. FDA pun telah melarang masyarakat untuk menggunakan produk sampo tersebut.

baca juga

Kandungan benzena yang ditemukan dalam produk tersebut merupakan karsinogen manusia. Paparan benzena dapat menyebabkan kanker dan berpotensi merusak sistem kekebalan tubuh dengan mengubah kadar antibodi dan menyebabkan hilangnya sel darah putih.

Berikut ini 19 daftar produk unilever yang ditarik di Amerika dan Kanada terkait bahan kimia Benzena mengutip situs Unilever:

1. Dove Dry Shampoo Volume and Fullness

2. Dove Dry Shampoo Fresh Coconut

3. Dove Dry Shampoo Fresh and Floral

4. Dove Dry Shampoo Ultra Clean

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar 19 Shampoo yang Ditarik Unilever Karena Diduga Picu Kanker dan Leukimia

Daftar 19 Shampoo yang Ditarik Unilever Karena Diduga Picu Kanker dan Leukimia

Tasikmalaya | Rabu, 26 Oktober 2022 | 14:51 WIB

Heboh Picu Kanker! Ini Daftar 19 Sampo Kering atau Dry Shampoo Unilever yang Ditarik: Ada di Indonesia?

Heboh Picu Kanker! Ini Daftar 19 Sampo Kering atau Dry Shampoo Unilever yang Ditarik: Ada di Indonesia?

Lifestyle | Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:46 WIB

Mengandung Benzena, Deretan Sampo ini Ditarik dari Pasaran!

Mengandung Benzena, Deretan Sampo ini Ditarik dari Pasaran!

Poptren | Rabu, 26 Oktober 2022 | 12:42 WIB

Terkini

Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara

Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:50 WIB

Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU

Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU

Sumut | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:46 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan

5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:25 WIB

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:19 WIB