Selebtek.suara.com - Penyebab kematian satu keluarga di Kalideres masih diselidiki pihak kepolisian. Hasil kesimpulan sementara, korban tewas karena tidak makan dan minum selama 3 minggu.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce mengatakan hasil autopsi menunjukan bahwa dalam lambung mayat tidak ada makanan sehingga diduga para korban sudah lama tidak makan. Ditemukan juga otot-otot korban sudah mengecil.
Namun belakangan diketahui fakta mengejutkan bahwa keluarga yang tewas tersebut memiliki aset yang fantastis senilai Rp3,8 miliar. Informasi tersebut diperoleh kepolisian melalui keterangan salah seorang tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz.
"Kalau dilihat dari segi rumah yang tinggal di kawasan komplek, tidak mungkin dia tidak makan," ujar Umar, dikutip dari Suara.com, Senin (14/11/2022).
![Olah TKP di Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/11/13/1-olah-tkp-di-rumah-satu-keluarga-tewas-di-kalideres.jpg)
Temuan fakta baru tersebut menimbulkan dugaan keempat korban bukan meninggal dunia karena kelaparan melainkan karena beban hidup yang sangat tinggi.
Berdasarkan penuturan warga sekitar, keluarga yang ditemukan tewas itu juga dianggap terlalu tertutup hingga dituding anti sosial. Mereka mengisolasi diri dari sanak saudara dan masyarakat sekitar.
Ada juga beberapa warganet yang menduga keempatnya masuk dalam sekte terlarang. Sehingga memutuskan untuk melakukan ritual tidak makan berhari-hari, bahkan menyebutnya mirip dengan kasus Burari death di India.
Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari, Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69), ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi tak bernyawa di dalam rumah di perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis (10/11/2022).
Penemuan mayat tersebut berawal dari petugas PLN yang mencium bau menyengat bersumber dari dalam rumah. Saat itu petugas hendak memutuskan instalasi listrik.
Baca Juga: Denise Chariesta Digunjing Warganet Usai Jawab Pertanyaan Pilih Syahrini atau Luna Maya
Petugas tersebut kemudian menghubungi Ketua RT setempat yang bernama Asiung. Curiga telah terjadi sesuatu yang tidak beres, RT kemudian melaporkan hal tersebut kepada polisi dan mendobrak pintu rumah yang terkunci.
Hingga kini polisi masih terus menyelidiki motif dan penyebab kematian para korban.(*)
Sumber: Suara.com