Olah TKP Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Teliti Temuan Bungkus Makanan Untuk Ungkap Kapan Terakhir Korban Makan

Selebtek

Senin, 14 November 2022 | 18:11 WIB
Olah TKP Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Teliti Temuan Bungkus Makanan Untuk Ungkap Kapan Terakhir Korban Makan
Olah TKP di Rumah Satu Keluarga Tewas di Kalideres (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Selebtek.suara.com - Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan empat mayat satu keluarga di perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat. Dari rumah tersebut, polisi menemukan bungkus makanan dan struk belanja.

"Dari berbagai penyelidikan kami terakhir ini, termasuk hari ini kita temukan bungkus bekas makanan," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Minggu (13/11/2022), dikutip dari PMJ News.

Bungkus makanan tersebut akan diteliti untuk mengungkap kapan terakhir kali para korban makan. 

"Ini kita teliti kapan yang bersangkutan terakhir makan, termasuk struk belanja di salah satu supermarket. Kita akan teliti lagi," lanjutnya.

Penemuan benda-benda tersebut akan dipadukan dengan hasil penyelidikan forensik untuk menentukan penyebab kematian para korban.

"Nanti dipadukan dengan kedokteran forensik, termasuk laboratorium forensik apa motif maupun sebab kematian dari pada warga yang di rumah ini," ujar Hengki.

Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihaknya belum menyimpulkan penyebab empat orang yang di temukan meninggal dunia yang sudah mengering tersebut.

Dugaan sementara empat mayat yang terdiri dari Rudianto (71), Margaret (58), Dian (40) dan Budianto (69) tewas karena tidak makan dan minum selama 3 minggu.

Hal itu berdasarkan hasil autopsi yang menunjukan tidak ada makanan dalam lambung jenazah. Otot-otot mayat juga sudah mengecil.

baca juga

Namun belakangan diketahui fakta mengejutkan bahwa keluarga yang tewas tersebut memiliki aset yang fantastis senilai Rp3,8 miliar. Informasi tersebut diperoleh kepolisian melalui keterangan salah seorang tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz.

"Kalau dilihat dari segi rumah yang tinggal di kawasan komplek, tidak mungkin dia tidak makan," ujar Umar, dikutip dari Suara.com, Senin (14/11/2022).

Temuan fakta baru tersebut menimbulkan dugaan keempat korban bukan meninggal dunia karena kelaparan melainkan karena beban hidup yang sangat tinggi.

Berdasarkan penuturan warga sekitar, keluarga yang ditemukan tewas itu juga dianggap terlalu tertutup hingga dituding anti sosial. Mereka mengisolasi diri dari sanak saudara dan masyarakat sekitar.

Ada juga beberapa warganet yang menduga keempatnya masuk dalam sekte terlarang. Sehingga memutuskan untuk melakukan ritual tidak makan berhari-hari, bahkan menyebutnya mirip dengan kasus Burari death di India.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Burari Death di India, Punya Kemiripan dengan Kasus Keluarga Kalideres

Mengenal Burari Death di India, Punya Kemiripan dengan Kasus Keluarga Kalideres

News | Senin, 14 November 2022 | 17:34 WIB

Kata Pengamat, Keluarga Tewas di Kalideres Penganut Paham Akhir Dunia?

Kata Pengamat, Keluarga Tewas di Kalideres Penganut Paham Akhir Dunia?

News | Senin, 14 November 2022 | 17:35 WIB

Punya Aset Rp3,8 Miliar, Warganet Curiga Satu Keluarga Tewas di Kalideres Lakukan Ritual Bukan Kelaparan

Punya Aset Rp3,8 Miliar, Warganet Curiga Satu Keluarga Tewas di Kalideres Lakukan Ritual Bukan Kelaparan

Selebtek | Senin, 14 November 2022 | 13:03 WIB

Kronologi Penemuan 4 Mayat Satu Keluarga Membusuk di Kalideres

Kronologi Penemuan 4 Mayat Satu Keluarga Membusuk di Kalideres

Selebtek | Minggu, 13 November 2022 | 15:56 WIB

Terkini

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

Jelang Sidang Tahunan, Komeng Minta Juara Satu Kepada Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

Muzani Kutip Raja Ali Haji di Sidang MPR: Demokrasi Tak Makin Kuat karena Kita Keras Mencela

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×