Mengenal Burari Death di India, Punya Kemiripan dengan Kasus Keluarga Kalideres

Farah Nabilla

Senin, 14 November 2022 | 17:34 WIB
Mengenal Burari Death di India, Punya Kemiripan dengan Kasus Keluarga Kalideres
Suasan rumah satu keluarga tewas membusuk di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Kematian satu keluarga di daerah Kalideres, Jakarta Barat hingga kini masih jadi perhatian publik. Pasalnya, kematian 4 orang dalam satu keluarga ini menjadi kasus misterius karena belum diketahui penyebab pastinya.

Dari hasil keterangan kepolisian, mereka menemukan 4 orang jenazah tersebut "mengering" di rumah mereka di Kalideres, Jakarta Barat. Hal ini pun menjadi teka teki besar usai keempat jenazah tersebut ditemukan oleh ketua RT yang mencium bau tidak sedap dari dalam rumah tersebut. 

Peristiwa tewasnya satu keluarga di Kalideres inipun dikaitkan dengan peristiwa Burari Deaths atau kematian Burari yang terjadi di India pada tahun 2018 lalu.

Kematian 11 orang dari keluarga besar Chundawat ini membuat misteri besar yang dikaitkan dengan suatu aliran tertentu. Kematian 11 orang ini terungkap seusai salah satu tetangga mereka yang curiga akan keberadaan mereka yang tiba-tiba menghilang beberapa waktu sebelumnya. 

Misteri kematian Burari ini bermula ketika salah satu tetangga keluarga Chundawat yang biasa berjalan-jalan pagi bersama. Mengetahui Chundawat tak terlihat saat aktivitas jalan pagi itu, tetangga tersebut akhirnya memutuskan pergi ke kediaman Chundawat.

Mereka menemukan fakta bahwa toko-toko Chundawat masih belum dibuka sejak pagi. Betapa terkejutnya tetangga Chundawat yang menemukan pintu rumah dengan keadaan terbuka dan menemukan 11 orang tergantung begitu saja di dalam rumah secara bersamaan.

Polisi setempat pun langsung melakukan olah TKP terkait kematian 11 orang yang tergantung secara bersamaan tersebut. Kematian Burari kini dikenang sebagai ritual bunuh diri massal yang dilakukan oleh keluarga Chundawat dan masih menyisakan misteri hingga sekarang.

Salah satu anggota keluarga mereka yang tertua, yaitu nenek Chundawat diketahui dicekik dan digantung bersamaan dengan 10 orang lainnya. Penyelidikan kepolisian atas kematian 11 orang dalam satu keluarga ini pun sempat menemui jalan buntu karena minimnya informasi terkait kepercayaan keluarga Chundawat. 

Namun banyak orang yang menduga keluarga Chundawat memang telah merencanakan bunuh diri massal mereka karena ditemukan banyak barang-barang yang sengaja digunakan untuk menggantung diri mereka. Polisi Delhi India pun telah memutuskan kematian itu dimotivasi oleh khayalan atau psikosis bersama dari keluarga Chundawat ini.

baca juga

Kasus kematian Burari ini pun kini disangkutpautkan dengan kematian satu keluarga di Kalideres dengan kasus "bunuh diri" yang sama, walau metode yang dilakukan berbeda. Walau kini banyak orang yang menduga-duga bahwa keluarga di Kalideres ini sengaja bunuh diri dengan "kelaparan" hingga mengering, namun pihak kepolisian saat ini mengungkap masih mendalami motif kematian 4 orang dalam satu keluarga ini.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Penganut Paham Apokaliptik, Kriminolog UI: Mirip Kelompok di Guyana

Satu Keluarga Tewas di Kalideres Diduga Penganut Paham Apokaliptik, Kriminolog UI: Mirip Kelompok di Guyana

News | Senin, 14 November 2022 | 17:28 WIB

Buntut Penemuan Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Ketua RT dan RW Diminta Aktif Berinteraksi dengan Warga

Buntut Penemuan Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Ketua RT dan RW Diminta Aktif Berinteraksi dengan Warga

Bekaci | Senin, 14 November 2022 | 16:53 WIB

Sekeluarga yang Tewas Mengering di Kalideres Penganut Sekte Sesat? Ini Reaksi Polisi

Sekeluarga yang Tewas Mengering di Kalideres Penganut Sekte Sesat? Ini Reaksi Polisi

News | Senin, 14 November 2022 | 16:33 WIB

Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Dikenal Tertutup, Ini Faktor Rudyanto Ogah Bertetangga Versi Ahli

Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Dikenal Tertutup, Ini Faktor Rudyanto Ogah Bertetangga Versi Ahli

News | Senin, 14 November 2022 | 15:36 WIB

Kasus Kematian Sekeluarga, Pemkot Evaluasi RT RW di Kalideres untuk Aktif Bangun Interaksi Warga

Kasus Kematian Sekeluarga, Pemkot Evaluasi RT RW di Kalideres untuk Aktif Bangun Interaksi Warga

News | Senin, 14 November 2022 | 15:33 WIB

Misteri Meninggalnya Satu Keluarga di Kalideres, Dokter Forensik Sebut Maksimal 60 Hari Bertahan Hidup Tanpa Makan

Misteri Meninggalnya Satu Keluarga di Kalideres, Dokter Forensik Sebut Maksimal 60 Hari Bertahan Hidup Tanpa Makan

Jakarta | Senin, 14 November 2022 | 15:31 WIB

Terkini

Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut

Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka

Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi

Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029

Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital

Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Seorang Relawan Gempa Flores Dikabarkan Gugur saat Bantu Korban Bencana

Seorang Relawan Gempa Flores Dikabarkan Gugur saat Bantu Korban Bencana

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Saat Membeli Rumah, Mengapa Jejak Karbon Sering Tak Jadi Pertimbangan?

Saat Membeli Rumah, Mengapa Jejak Karbon Sering Tak Jadi Pertimbangan?

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Gelar Serpong Warrior Challenge Run 2026, BRI Buka Promo Diskon Tiket 50 Persen di BRImo

Gelar Serpong Warrior Challenge Run 2026, BRI Buka Promo Diskon Tiket 50 Persen di BRImo

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'

Soal Karhutla, PKB Sentil Menhut: Jangan Cuma 'Cosplay Damkar'

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:01 WIB

APBD DKI 2026 Turun ke Rp79,59 Triliun, DPRD Jakarta Janji Bansos dan Sekolah Tetap Aman

APBD DKI 2026 Turun ke Rp79,59 Triliun, DPRD Jakarta Janji Bansos dan Sekolah Tetap Aman

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:01 WIB

×