Selebtek.suara.com - Pinkan Mambo merasa bersalah karena sudah menjelek-jelekan beberapa artis. Bahkan perempuan 41 tahun itu sambil menangis saat mengucapkan permintaan maaf.
"Enggak mungkin saya hujat Raffi, Ruben, enggak mungkin. Saya cinta semua. Saya enggal bisa bersifat seburuk Pinkan kemaren, yang jelek-jelekin artis lain," ujar Pinkan Mambo saat menggelar jumpa pers di Jakarta, Kamis (1/12/2022).
Pinkan Mambo mengatakan sikapnya yang menyebalkan dan menjelek-jelekan artis lain hanya untuk mencari sensasi. Ia mengaku ingin tetap eksis di dunia entertainment setelah sebelumnya sempat redup.
"Saya malu dengan diri sendiri, saya tobat, enggak mau jelek-jelekin orang lagi. Saya cuma ingin lucu-lucuan, saya orang kampung yang enggak nyampe IQ-nya, cuma cari uang buat anak2 saya, buat beli susu," imbuh Pinkan Mambo.
![Pinkan Mambo sindir Raffi Ahmad [Instagram/@lambe_turah]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/11/26/1-whatsapp-image-2022-11-26-at-081656.jpeg)
Pelantun "Kekasih yang Tak Dianggap" ini merasa sangat bersalah. Untuk menebus rasa bersalah, ia mengajak artis-artis tersebut berkolaborasi denganya di Youtube.
"Saya DM Raffi, Maia juga, saya WA semua orang, Irwan Mussry, semua itu orang baik. Saya WA Rizky Billar mau angkat kehidupan romantis mereka. Saya mau ngevlog bareng dengan Maia, saya mau tos-tosaan. Maia kan berjasa buat Pinkan Mambo," tutur Pinkan Mambo.
Belakangan, Pinkan Mambo memang sedang menjadi sorotan publik setelah ia satu panggung dengan Maia Estianty. Pinkan hadir dengan sebuah pernyataan kontroversial.
Selain mengaku punya simpanan artis berinisial G, ia juga menjelek-jelekan beberapa artis, termasuk Maia Estianty, rekan duetnya saat di Duo Ratu.
Bukan cuma Maia, Pinkan Mambo bahkan cari gara-gara dengan menyenggol Lesti Kejora. Ia mengatakan kalau meminta Billar menceraikan istrinya dan menganggap Billar hanya mengincar harta Lesti.
Raffi Ahmad juga kena senggol. Ia mengatakan kalau harta kekayaan yang dimiliki Raffi Ahmad tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan dirinya. ternyata ucapannya itu hanya untuk mencari sensasi. (*)