Selebtek.suara.com - Marcel Radhival alias Pesulap Merah dilaporkan murid seorang dukun atas kasus ujaran kebencian ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Didampingi pengacaranya, Pesulap Merah memenuhi panggilan penyidik untuk melakukan pemeriksaan pada Jumat (23/12/2022). Selama lima jam, lelaki 27 tahun itu dicecar 43 pertanyaan.
"Laporan dukun tua ini. Tapi dia pakai (nama) muridnya untuk laporin saya," kata Marcel Radhival dikutip dari Suara.com.
Pesulap Merah menjelaskan, ia dilaporkan lantaran konten perdukunan di media sosialnya dianggap merugikan dukun karena mengandung ujaran kebencian.
Pria yang kerap berpenampilan unik dengan jas dan wig merah ini beralasan kontennya ingin memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Dukun yang saya maksud itu yang menggunakan alat-alat atau trik untuk mengelabui pasiennya. Bukan dukun beranak atau dukun pijat," jelas Pesulap Merah.
![Pesulap Merah Kembali Dipolisikan Seseorang [Instagram/@marcelradhival1]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/08/26/2-pesulap-merah.jpg)
Atas laporan tersebut, Pesulap Merah dijerat dengan pasal ujaran kebencian dengan ancaman 4 tahun penjara.
"Undang-Undang ITE pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2. Ancaman hukumannya, maksimal 4 tahun penjara," kata pengacara yang mendampingi Pesulap Merah, Yunus Adhi Prabowo.
Kendati menghadapi ancaman penjara, Marcel Radhival siap menjalani rangkaian proses hukum ke depannya.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Unggah Foto Anak Ayam Warna-warni, Bikin Warganet Nostalgia Masa Kecil
"Ketika ada panggilan, kita datang, kami kooperatif. Selanjutnya nikmati prosesnya," tutur pengacara Marcel Radhival.
Bukan kali ini saja Pesulap Merah dipolisikan karena konten perdukunannya. Keberaniannya dalam membongkar trik palsu para dukun memang membuatnya kerap menuai ancaman dan tantangan termasuk banyak pihak yang mempolisikan dirinya.
Ia pernah ditantang adu tembak oleh Habib Jindan yang mengaku cicit Mbah Priuk.
Selain ancaman, ia pun dilaporkan oleh seterunya, Gus Samsudin ke Polda Jawa Timur dan Persatuan Dukun Se-Indonesia ke Polres Polres Metro Jakarta Selatan.
Pesulap Merah dianggap mencemarkan nama baik para dukun dengan membongkar trik mereka, sehingga banyak dukun sepi job dan tidak mendapat kepercayaan dari para pelanggannya.
Pria 27 tahun itu juga sempat menuai somasi dari Mbak Rara Pawang Hujan.