Petisi Minta Laga Final Piala Dunia 2022 Diulang Raih 210 Ribu Tanda Tangan, 2 Gol Argentina Dianggap Tidak Sah

Selebtek

Minggu, 25 Desember 2022 | 15:31 WIB
Petisi Minta Laga Final Piala Dunia 2022 Diulang Raih 210 Ribu Tanda Tangan, 2 Gol Argentina Dianggap Tidak Sah
Timnas Prancis di Piala Dunia 2022 Qatar (AP Photo)

Selebtek.suara.com - Petisi online untuk mengulang laga final Piala Dunia 2022 telah mendapat lebih dari 210 ribu tanda tangan dari para suporter Prancis yang marah. Para pendukung mengeluh tentang keputusan wasit untuk dua gol pertama Argentina

La Albiceleste berhasil meraih gelar Juara Dunia lewat drama adu penalti usai bermain imbang 3-3 melawan Prancis di Lusail Stadium, Qatar, Minggu (18/12/2022) malam WIB.

Beberapa menganggapnya sebagai pertunjukan dari beberapa sepak bola terbaik yang ditawarkan olahraga ini. 

Namun, sejumlah pendukung tim yang kalah telah memasukkan nama mereka ke MesOpinions, sebuah situs petisi online, mengatakan bahwa pertandingan harus diputar ulang karena menurut mereka wasit ditipu dua kali untuk gol Argentina.

Sebuah petisi meyakini pelanggaran Ousmane Dembele terhadap Angel Di Maria bukanlah penalti untuk gol pembuka.

Melansir Dailymail, lebih dari 210.000 orang telah menandatangani secara online, mengklaim pelanggaran terhadap Kylian Mbappe diabaikan.

Lionel Messi melontarkan gol pertamanya dari titik penalti, setelah Ousmane Dembele dinilai telah menjatuhkan Angel Di Maria dari Argentina di dalam kotak. Namun, petisi tersebut mengatakan 'tidak pernah ada penalti', mengklaim bahwa kontaknya minimal, sedangkan gelandang Juventus berusia 34 tahun itu terjatuh dengan mudah.

Szymon Marciniak, wasit final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis [Reuters]
Szymon Marciniak, wasit final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis (sumber: Reuters)

Petisi juga mengklaim Kylian Mbappe dilanggar di salah satu ujung lapangan oleh Cristian Romero. Sebaliknya, sebuah serangan balik yang cerdik membuat bola mengarah ke sisi lain lapangan, di mana Di Maria mencetak namanya sendiri di papan skor untuk menjadikannya 2-0 pada menit ke-36.

Meskipun Prancis tampak tidak bersemangat untuk sebagian besar pertandingan, Mbappe mencetak dua gol telat untuk membawa final ke perpanjangan waktu, ketika ada lebih banyak kontroversi atas gol ketiga Argentina yang membuat mereka unggul di babak 15 menit kedua.

baca juga

Sebelumnya, pers Prancis mengklaim bahwa gol ketiga Argentina di final Piala Dunia seharusnya tidak diperbolehkan karena dua pemain pengganti berlari ke lapangan sebelum sepakan Messi melewati garis gawang.

Momen kontroversial kemudian tiba di menit ke-108 saat Lautaro Martinez berhasil mencetak gol. Usahanya diselamatkan dengan baik oleh Hugo Lloris, tetapi Messi siap memanfaatkan rebound dari jarak dekat.

Mbappe, 24, membuat hat-trick Piala Dunia untuk mengikat pertandingan lagi dengan hanya dua menit dari 120 tersisa, yang membawa pertandingan ke adu penalti untuk menentukan pemenangnya.

Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni sama-sama gagal mengonversi tendangan penalti mereka, sementara Argentina mengonversi keempat tendangan mereka untuk mengamankan gelar Piala Dunia ketiga negara itu, dan yang pertama sejak 1986.

Sekarang petisi telah mencapai 200.000 tanda tangan, sekarang menjadi salah satu dari 20 tuntutan paling banyak ditandatangani di MesOpinions. Situs web menyatakan bahwa diperlukan 500.000 penandatangan untuk menjadi salah satu dari 3 petisi yang paling banyak ditandatangani.

Tidak jelas yurisdiksi apa yang dimiliki situs web tersebut atas FIFA untuk membuat mereka mengakui klaim tersebut.

Sementara itu, melansir Spots, Szymon Marciniak, wasit final Piala Dunia 2022 Argentina vs Prancis akhirnya mengaku telah membuat kesalahan saat memimpin pertandingan.

Kesalahan itu menurutnya telah merugikan Prancis yang boleh jadi membuat Prancis kalah pada laga final

Hal itu terjadi pada menit 90+8 ketika Marcos Acuna melanggar Kingsley Coman saat Prancis melakukan serangan balik. Marciniak mengatakan seharusnya dia menerapkan play-on dan membiarkan Les Bleus melakukan serangan balik sebelum memberi kartu kuning kepada Acuna.

Menurut Marciniak, momen itu situasinya begitu sulit sedangkan dirinya harus membuat keputusan meski harus ada yang dirugikan.(*)

Sumber: Dailymail, Sports

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Wajah Lionel Messi Jadi Gambar Mata Uang, Bank Sentral Argentina Angkat Bicara

Kabar Wajah Lionel Messi Jadi Gambar Mata Uang, Bank Sentral Argentina Angkat Bicara

Bola | Minggu, 25 Desember 2022 | 13:12 WIB

FIFA Buka Investigasi Salt Bae Bisa Pegang Trofi Piala Dunia 2022 saat Selebrasi Argentina

FIFA Buka Investigasi Salt Bae Bisa Pegang Trofi Piala Dunia 2022 saat Selebrasi Argentina

Bola | Minggu, 25 Desember 2022 | 12:35 WIB

Bisht Lionel Messi Ditawar 1 Juta Dolar AS oleh Kesultanan Oman

Bisht Lionel Messi Ditawar 1 Juta Dolar AS oleh Kesultanan Oman

Bola | Minggu, 25 Desember 2022 | 11:43 WIB

Szymon Marciniak, Wasit Final Piala Dunia Akhirnya Akui Buat Kesalahan yang Bikin Prancis Keok

Szymon Marciniak, Wasit Final Piala Dunia Akhirnya Akui Buat Kesalahan yang Bikin Prancis Keok

Selebtek | Minggu, 25 Desember 2022 | 08:35 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB