Gunung Marapi Sumatera Barat Erupsi Hampir 150 Kali Selama Kurang dari Seminggu

Selebtek

Jum'at, 13 Januari 2023 | 14:45 WIB
Gunung Marapi Sumatera Barat Erupsi Hampir 150 Kali Selama Kurang dari Seminggu
Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat (Ig: @sudutbukittinggi)

Selebtek.suara.com – Beredar video gunung berapi di daerah Sumatera Barat kembali alami erupsi. Dikabarkan, abu vulkanik yang dimuntahkan saat erupsi mencapai ketinggian 1.000 meter.

Dikutip dari Pos Pengamatan Gunung Marapi, erupsi tertinggi terjadi pada sekitar pukul 11 WIB. 

Erupsi marapi di Sumatera Barat ini ternyata telah berlangsung selama beberapa hari. Erupsi pertama terjadi Sabtu 7 Januari lalu. Hingga Kamis kemarin, dikabarkan Gunung Marapi yang berada di dekat Kota Padang Panjang dan Bukittinggi ini telah mengalami 149 kali erupsi.

Saat ini, status Gunung Marapi sudah memasuki level II. Meskipun belum ada himbauan untuk mengungsi, pihak terkait meminta agar masyarakat menjauhi dan tidak berada di radius 3 km dari kawah Gunung Marapi.

Dikutip dari Pos Pengamatan Gunung Marapi, erupsi tertinggi terjadi pada sekitar pukul 11 WIB. 

Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat [Ig: @sudutbukittinggi]
Erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat (sumber: Ig: @sudutbukittinggi)

Namun meskipun sudah berkali-kali mengalami erupsi, ternyata ada beberapa masyarakat Sumatera Barat yang bahkan tidak menyadarinya. Hal di diduga karena Gunung Marapi memang sering kali mengalami erupsi.

Menurut salah seorang warganet, erupsi Gunung Marapi merupakan satu hal yang wajar dibanding jika meletus secara tiba-tiba. Namun ternyata, walaupun dianggap biasa, erupsi gunung memiliki 3 tingkat bahaya.

1. Bahaya Primer

Bahaya primer merupakan bahaya langsung dari terjadinya peristiwa letusan gunung api. Bahaya primer bisa mencakup seperti aliran awan panas, hujan abu hingga gas vulkanik beracun.

baca juga

2. Bahaya Sekunder

Bahaya sekunder merupakan bahaya tidak langsung. Bahaya ini seperti endapan material erupsi pada gunung yang terbawa oleh hujan.

3. Bahaya Kolateral

Bahaya yang terakhir yaitu dipicu oleh dampak letusan gunung api. Bahaya ini bisa saja memicu gerakan tanah pada gunung dan bisa pula mengakibatkan tsunami.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Verrell Bramasta Ogah Adu Jotos dengan Ferry Irawan, Alasannya Gentle Banget

Verrell Bramasta Ogah Adu Jotos dengan Ferry Irawan, Alasannya Gentle Banget

Selebtek | Jum'at, 13 Januari 2023 | 10:31 WIB

Tak Perlu Khawatir Tertipu, Ini Detail yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Mobil Online

Tak Perlu Khawatir Tertipu, Ini Detail yang Harus Diperhatikan Saat Membeli Mobil Online

Selebtek | Kamis, 12 Januari 2023 | 22:22 WIB

Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Ratusan Kali Sejak 5 Hari Terakhir, Lontaran Abu Letusan Setinggi 1 Kilometer

Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Ratusan Kali Sejak 5 Hari Terakhir, Lontaran Abu Letusan Setinggi 1 Kilometer

Sumbar | Kamis, 12 Januari 2023 | 12:07 WIB

5 Fakta Gunung Marapi Sumbar yang Erupsi Awal Tahun 2023

5 Fakta Gunung Marapi Sumbar yang Erupsi Awal Tahun 2023

News | Senin, 09 Januari 2023 | 14:41 WIB

Terkini

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

×