Selebtek.suara.com - Venna Melinda membeberkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh Ferry Irawan di kamar hotel saat keduanya menginap di Kediri, Jawa Timur pada Minggu (8/1/2023) lalu.
Menurut pengakuan Venna Melinda, KDRT yang dialaminya sudah berlangsung tiga bulan belakangan. Ia kerap dibekap dan dipiting jika keinginan sang suami tidak terpenuhi terutama soal hubungan intim.
Insiden yang terjadi di Kediri itu merupakan puncak KDRT yang diterima Venna Melinda. Pasca percekcokan, Ferry langsung membekap mulut, menindih dan kepalanya menekan wajah Venna hingga hidungnya berdarah.
Venna Melinda pun berteriak karena merasakan kesakitan di area hidungnya.
"Tolong.. tolong hidung saya patah," ujar Venna Melinda saat memberikan keterangan kepada awak media.
Mendengar teriakan Venna, Ferry Irawan menghentikan aksinya, namun darah sudah mengocor dari hidung sang istri.
![Venna Melinda saat memberikan keterangan kepada awak media [YouTube Cumicumi]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/01/13/1-screenshot-2023-01-13-173746.png)
Venna berhasil kabur dari kamar mereka, namun Ferry menghalanginya untuk meminta bantuan dari petugas hotel.
Mirisnya, Ferry juga mencegah Venna untuk mendapatkan pengobatan.
Alih-alih menyesal dan meminta maaf, Ferry justru tidak mengakui perbuatannya di depan orang dan polisi.
"Sebagai seorang perempuan anggaplah suami khilaf, tapi kalau dia sayang sama istrinya, dia melihat istrinya berdarah-darah, dia tidak akan menghalang-halangi. Kalau perlu dia minta tolong ambulans. Tapi disini saya dihalang-halangi," tutur Venna.
"Dan saya ingat benar begitu polisi datang, dia masih bilang 'bukan saya pelakunya'," imbuhnya.
Dari situlah, Venna Melinda merasa sudah tidak perlu lagi mempertahankan rumah tangganya dan mantap untuk menceraikan Ferry Irawan.
Usai mendapatkan pertolongan, Venna langsung dilarikan ke rumah sakit karena merasakan kesakitan luar biasa di area rusuknya.
"Tanggal 8 itu bukan hanya berakibat darah keluar banyak dari hidungnya, tapi karena ditekan begitu kerasa dari atas , ditindih sangta keras, di situlah kerasa rusuknya sudah parah, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit," ujar Hotman Paris selaku kuasa hukum Venna Melinda.(*)