Viral di Tiktok! Seorang Bayi Diberi MPASI Terlalu Dini, Ini Penjelasan Dokter

Selebtek

Selasa, 17 Januari 2023 | 17:11 WIB
Viral di Tiktok! Seorang Bayi Diberi MPASI Terlalu Dini, Ini Penjelasan Dokter
Bayi diberikan MPASI (alodokter)

Selebtek.suara.comTiktok menjadi salah satu aplikasi yang paling diminati masyarakat saat ini. Dahulu dikenal dengan konten ‘joget-joget’ yang dianggap tidak berfaedah, kini tiktok menjadi incaran para konten kreator untuk mendapatkan pundi-pundi.

Selain berisi konten khasnya yaitu joget, kini tiktok mulai naik level. Banyak hiburan maupun edukasi yang bisa didapat melalui tiktok. Aplikasi ini juga memiliki fitur stitch konten dari konten kreator tiktok lainnya.

Salah seorang dokter yang dijuluki ‘dokter spesialis tiktok’ juga turut menggunakan fitur ini untuk memberi edukasi kepada para orangtua dan ibu muda. Pada salah satu kontennya, dokter muda dengan nama akun Ayman Alatas membuat konten yang membuatnya emosi.

Dalam video, tampak seorang bayi yang diberi makan MPASI oleh seseorang yang diduga orang tua dari sang bayi.

“Gemoy lagi makan siang bestie,” tulis seseorang dalam video itu.

Umumnya, seorang bayi diberikan MPASI atau Makanan Pendamping ASI ketika usianya sudah memasuki 6 bulan atau lebih. Namun dalam kasus yang viral di tiktok ini sang bayi tampaknya masih belum genap berusia 6 bulan.

Hali ini lah yang membuat dokter Ayman emosi. Ia mengatakan jika seorang bayi terlalu cepat diberi MPASI, maka ada kemungkinan bayi itu akan tersedak, pencernaan terganggu atau komplikasi. Yang paling menakutkan, bayi itu bisa saja meninggal.

Bukan hanya sang dokter yang emosi, netizen pun turut meluapkan kekesalannya di kolom komentar. Terlebih saat melihat porsi makanan yang masuk ke dalam mulut bayi itu terbilang cukup banyak dan seperti tidak sesuai dengan usianya.

“Makanan di mulutnya ada blm abiss udh di kasih lagi yaallah,” Ucap salah seorang netizen. 

baca juga

Emosi netizen juga disebabkan karena bayi itu diberi makan yang banyak saat posisinya sedang berbaring.

Melansir dari alodokter, salah satu tanda jika seorang bayi telah siap diberikan MPASI yaitu ketika bayi itu bisa duduk dan menegakkan kepalanya sendiri.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Verrel Bramasta Beberkan Video Ferry Irawan Nangis, Netizen Sebut sedang Akting

Verrel Bramasta Beberkan Video Ferry Irawan Nangis, Netizen Sebut sedang Akting

Selebtek | Selasa, 17 Januari 2023 | 14:22 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Venna Melinda Agar Tulang Rusuknya yang Retak Bisa Sembuh?

Apa yang Harus Dilakukan Venna Melinda Agar Tulang Rusuknya yang Retak Bisa Sembuh?

Selebtek | Selasa, 17 Januari 2023 | 12:09 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×