Selebtek.suara.com - Kabar perceraian Indra Bekti dan Aldila Jelita tentu membuat publik terheran-heran. Apalagi keretakan rumah tangganya ini terjadi di saat persenter 45 tahun tersebut dengan dalam pemulihan usai operasi pecah pembuluh darah otak.
Namun, jauh sebelum Indra Bekti dioperasi, sang istri ternyata juga pernah mendapatkan perawatan intensis dari dokter serta pendampingan dari Indra Bekti.
Saat itu, tepatnya di tahun 2020, Aldila Jelita didiagnosis tuberkulosis (TBC) dan penumpukan cairan di paru-paru. Hal tersebut membuat perempuan 27 tahun menjadi sulit bernapas. Ia juga harus keluar masuk rumah sakit demi kesehatannya.
"Tanggal 20 Agustus sampai tanggal 27 di rumah sakit. Terus kita sempat pulang, itu Jumat Minggu lalu kita pulang, terus tanggal 1 masuk lagi karena Dilla enggak kuat sesaknya," kata Indra Bekti, mengutip kanal YouTube Melaney Ricardo, Rabu (1/3/2023).
Pada awalnya, perempuan asal Malaysia itu mengalami sesak napas di beberapa bulan sebelumnya. Hal itu disebabkan karena rasa lelah sebagai ibu rumah tangga yang mengurus rumah dan anak.
Kondisi ini terus berlanjut hingga wajah Aldila menjadi pucat dan tak kuat naik tangga. Hal itu membuat Indra Bekti berinisiatif membawanya ke rumah sakit. Di sana sang istri didiagnosis efusi pleura dan dokter harus menyedot cairan di paru-parunya.
Setelah seminggu mendapat perawatan, ia diperbolehkan pulang. Namun selang beberapa hari Aldila Jelita harus kembali masuk rumah sakit karena ternyata masih ada cairan di paru-parunya.
Mendengar kisah itu, Melaney Ricardo tak sanggup menahan kesedihan. Ia pun memberikan pujian ke Indra Bekti atas kesabarannya mendampingi sang istri saat sakit.
"Kebayang capeknya ya Bekti. Mau gimana, harus jalani ya, dan di tengah-tengah lagi pandemi," kata Maleney Ricardo merespons cerita Indra Bekti.