Selebtek.suara.com - Putra Sunan Kalijaga, Sean Farell alami pengeroyokan oleh teman sekolahnya hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Melalui video yang diunggah di Instagram-nya, Sunan Kalijaga menyebut bahwa putranya yang berusia 14 tahun itu alami luka di wajah, kepala dan badan akibat dipukuli berkali-kali.
Berdasarkan penuturan anaknya, Sean dikeroyok oleh enam orang temannya. Badannya dipegang lalu dipukuli.
"Sean mengalami dugaan pengeroyokan dipegang lalu dipukuli," tulis Sunan Kalijaga, dikutip Selebtek.suara.com, Kamis (2/3/2023).
Meski anaknya menguasai ilmu bela diri sejak kecil, namun Sunan Kalijaga selalu mengajarkan agar Sean bersikap rendah hati dan tidak berlagak jagoan.
"Perlu diketahui bahwa Sean menguasai ilmu bela diri semenjak kecil namun saya selalu berpesan jangan jadi jagoan. Dan dalam peristiwa ini Sean menurut para saksi sudah sangat mengalah," ungkapnya.
![Anak Sunan Kalijaga Dikeroyok 6 Orang hingga Dilarikan ke IGD [Instagram/@sunankalijaga_sh]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/03/02/1-a7e4cea5-b12c-4292-8621-36d74d09bfa7.jpeg)
Selaku orang tua, Sunan Kalijaga meminta pertanggungjawaban pihak sekolah karena kejadian penganiayaan tersebut berlangsung di area sekolah.
"Saya selaku orangtua meminta tanggung jawab pihak sekolah karena itu terjadi di dalam waktu jam sekolah dan juga di area sekolah," ujar Sunan Kalijaga.
Usai alami pengeroyokan, Sean segera dilarikan ke Rumah Sakit Siloam Kebun Jeruk untuk mendapatkan penanganan. Tim dokter langsung memeriksa kondisi kesehatan kepala dan mata Sean.
Baca Juga: Soal Pengganti Menpora Zainudin Amali, Yoyok Sukawi: Hak Prerogatif Presiden!
Saat ini Sunan tengah mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah yang menimpa putranya dengan semua pihak yang terkait.
Ia menegaskan akan mengupayakan semua hal dengan maksimal jika tidak tercapai titik temu.
"Doakan semoga semua selesai dengan baik apabila tidak mendapat titik temu pasti saya akan lakukan upaya-upaya semaksimal mungkin sebagai orang tua," tegasnya.(*)