Selebtek.suara.com - Seorang saksi berinisial N menyebut Agnes Gracia Haryanto (AGH) dan Shane Lukas (S) tak menolong David yang terkapar usai dianiaya Mario Dandy Satriyo (MDS).
N merupakan ibu dari teman David yang dikunjungi korban sebelum kejadian. Ia mengaku melihat langsung kejadian penganiayaan sadis anak Rafael Alun Trisambodo.
Kuasa hukum N, Muannas Alaidid mengatakan berdasarkan kesaksian kliennya, Agnes dan Shane Lukas tidak berteriak minta tolong dan menunjukkan raut muka sedih saat kejadian.
"Bahwa saksi N memastikan, selain pelaku MDS yang berada di lokasi kejadian yaitu S dan anak AGH. Ketika saksi N tiba di TKP, posisi mereka tidak sedang menolong korban anak D, tidak ada teriakan minta tolong dan tidak ada air muka sedih," kata Muannas Alaidid dikutip Selebtek.suara.com dari Suara.com, Senin (6/3/2023).
Saat kejadian, N melihat David yang sedang dianiaya secara brutal oleh Mario Dandy dari balkon rumahnya yang berada di lantai dua.
![Agnes Gracia Haryanto dan Mario Dandy Satriyo [Twitter @tanyakanrl]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/02/28/1-whatsapp-image-2023-02-25-at-064457.jpeg)
N melihat satu orang sudah tergeletak sementara satu lainnya berdiri tegap. Ia kemudian berteriak untuk mencegah dan menghentikan aksi Mario Dandy.
"Bahwa kami memastikan teriakan itu berasal dari saksi N, yang melihat dari balkon lantai dua rumahnya. Di mana ada satu orang tergeletak di jalan dan satu orang lainnya berdiri tegap. Refleks kemudian langsung berteriak 'woi stop!'" jelasnya.
N lantas berlari dengan suaminya ke arah korban dan mendapati ternyata yang tergeletak tak sadarkan diri adalah anak temannya.
"Selanjutnya saksi N berlari turun dari balkon lantai dua rumahnya, yang ternyata diikuti juga oleh suaminya R menuju lokasi kejadian,” kata dia.
Baca Juga: Satu dari Lima Tuntutan Warga Korban Kebakaran Plumpang; Depo Pertamina Harus Direlokasi
“Kemudian saksi N kaget, ternyata orang yang tergeletak itu adalah teman anaknya yang berkunjung di rumahnya," jelas Muannas melanjutkan.
Keterangan ini berbeda dengan pernyataan kakak Agnes, Ivana Yoan yang menyebut adiknya berniat untuk
menyelamatkan David.
Ivana Yoan juga mengatakan Agnes syok dan ketakutan melihat kejadian penganiayaan tersebut.(*)