Selebtek.suara.com - Nikita Mirzani dan suaminya Antonio Dedola kini saling tuduh. Keduanya mengaku telah mendapat pemerasan selama menjalin hubungan rumah tangga.
Nikita Mirzani menuduh Antonio Dedola memanfaatkan dirinya. Bahkan ia menyebut saat pergi dari rumah bule asal Jerman tersebut membawa beberapa harta miliknya.
Tak terima akan hal tersebut, Antonio melakukan pembelaan. Ia mengaku hartanya telah dikuras habis oleh perempuan 37 tahun tersebut. Ia juga mengunggah bukti transfer yang berjumlah hingga ratusan juta rupiah.
"Tentu saja dia membiayai aku, karena dia mengambil semua uangku. Jadi semua yang dia sampaikan itu omong kosong," terang Antonio Dedola di Instagram Story-nya.
Kemudian terkait tuduhan membawa kabur gelang merk Cartier, Antonio juga membantahnya. Ia mengatakan perhiasan itu diberikan Nikita Mirzani tanpa ia minta.
![Bukti Transfer Antonio Dedola ke Nikita Mirzani [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/04/30/1-bukti-transfer-antonio-dedola-ke-nikita-mirzani-instagram.jpg)
"Dia memberiku gelang tersebut saat di Yogyakarta. Dia sendiri yang memberikan padaku. Aku tidak pernah minta apapun padanya, aku bahkan tidak tahu dia mendapatkan gelang tersebut dari siapa," jelas mantan Polisi Jerman itu.
"Coba lihat video-video di YouTube, aku memakainya setiap hari dan sekarang aku dituding pencuri! Aku tidak ingin memulai peperangan, tapi aku akan mengungkap kebenaran," imbuhnya.
Terkait dibongkarnya bukti transfer tersebut. Nikita Mirzani pun langsung meminta Antonio Dedola menghapus unggahan tersebut. Ia mengaku seluruh keluarganya melihat postingan tersebut.
Tolong hapus storymu. Semua keluargaku melihat, tolong hapus," bunyi pesan Nikita Mirzani yang diunggah Antonio Dedola ke Instagram Story, Minggu (30/4/2023).
Baca Juga: Mengenal Lunpia Cik Me Me, Jajanan Khas Semarang yang Jadi Buruan Pemudik hingga Banjir Promo
"Kamu bisa blokir aku setelah ini. Kita tidak perlu berkomunikasi lagi. Aku cuma mau kamu hapus unggahan kamu karena semua jurnalis akan memberitakan itu di media," lanjut Nikita Mirzani. (*)