Selebtek.suara.com – Melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah merupakan impian umat muslim di seluruh dunia. Haji akan menyempurnakan rukun Islam.
Namun melaksanakan ibadah haji tentunya tidak menjadi kewajiban jika memang seseorang belum mampu melaksanakannya. Hal ini karena mengingat faktor biaya haji yang terbilang cukup mahal.
Dilansir dari berbagai sumber, untuk melaksanakan ibadah haji, seseorang harus merogoh kocek hingga 90 juta rupiah.
Bagi mereka yang memiliki kondisi ekonomi yang baik, atau yang sudah menabung semenjak lama tentunya harga yang dibayarkan tidak begitu menjadi masalah. Namun, yang menjadi permasalahan yaitu antrian untuk menunggu keberangkatan haji.
![Ka'bah [Pinterest]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/06/25/1-photo1687695424-1.jpeg)
Bahkan, ada calon jamaah haji yang harus menunggu hingga puluhan tahun untuk bisa menunaikan ibadah haji.
Lamanya antrian haji ini membuat sebagian orang memilih Haji Furoda. Haji Furoda disebut juga haji non kuota karena visanya diperoleh dari undangan pemerintah Arab Saudi.
Dengan keistimewaan ini, tentunya harga yang harus dikeluarkan juga cukup mahal. Melansir akun tiktok @nusantarailhami, biaya Haji Furoda pada tahun 2023 mencapai 300 hingga 350 juta rupiah. Biaya ini memang jauh lebih besar dibandingkan haji reguler.
Meskipun berada di luar kuota haji yang telah ditetapkan, Haji Furoda merupakan haji yang legal. Namun, calon jamaah haji diharapkan harus berhati-hati dalam memilih travel keberangkatan haji agar tidak ditipu.(*)
Baca Juga: Staf Pelatih Bima Sakti di Timnas Indonesia U-17 akan Dibahas di Rapat Exco PSSI