Selebtek.suara.com - Media sosial digegerkan oleh gambar tangkapan layar yang berisi obrolan WhatsApp diduga antara Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Bahasa obrolan dalam WhatsApp itu bikin netizen geli karena menggunakan kata-kata yang mirip disampaikan oleh anak kecil.
"Sayang, goodnight ya cintaku. Seneng banget ketemu ayang terus sampai rumah cuci-cuci bobo ya sayang istirahat ya cinta
Kabarin aku besok kalau udah dalan ya sayang. Aku sayang banget-banget sama ayang
Cinta banget-banget ama ketemu. Aku ini mau mandi abis mandi bobo ya. Muaah dadah suamiku love you so much," itu sepenggal teks yang disampaikan oleh Syahnaz Sadiqah kepada Rendy Kjaernett.
Lady Nayoan, istri Rendy Kjaernett, mengaku bukan dirinya yang menyebarkan obrolan WhatsApp antara Syahnaz Sadiqah dengan suaminya itu.
Lady mengaku kalau dirinya cuma menyampaikan informasi tersebut kepada orang-orang yang ada di lingkaran Rendy Kjaernett dan juga Syahnaz Sadiqah.
Selain itu, Lady Nayoan juga menjadikan obrolan romantis antara suami dengan Syahnaz itu sebagai laporan ke polisi.
Lady Nayoan pun mengumbar aib perselingkuhan Rendy Nayoan dengan Syahnaz Sadiqah dengan berbicara di podcast-podcast terkenal, mulai dari dr Richard Lee hingga Denny Sumargo.
Baca Juga: Link Video Tak Senonoh Seleb TikTok Syakirah 16 Menit Masih Diburu Warganet
Ada konsekuensi yang harus dibayar Lady Nayoan setelah blak-blakan menceritakan perselingkuhan suami dengan adik Raffi Ahmad itu.
Dia mengaku mendapat teror yang diterima lewat telepon maupun DM Instagram.
"Ada (teror) kak. Ada satu nomer juga yang nggak jelas, tapi akhirnya aku blok," tutur Lady Nayoan kepada Denny Sumargo, dikutip Selebtek dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.
Dia lalu menceritakan bahwa ia tak mengangkap panggilan telepon melalui WhatsApp hingga bikin dirinya takut.
"WhatsApp ngga aku angkat. Isinya orang ini entah siapa menyebutkan nama panggilan aku yang khas di keluarga, tapi dia orang lain. Ya, itu sebenarnya cukup bikin takut ya," lanjut Lady.
Adapun DM Instagram yang ia terima berisi ancaman agar menghentikan aktivitasnya mengumbar perselingkuhan.