Selebtek.suara.com - Penulis novel Laode Insan baru saja merilis karya perdananya berjudul Serdadu Pantai. Novel ini menceritakan kisah inspiratif tentang anak-anak pantai yang hidup di pulau Buton, di Sulawesi Tenggara.
Di pulau inilah cerita petualangan anak pantai itu terjadi. Kisah tentang persahabatan Dayan, Surman, Odi dan Poci di perkampungan pesisir pantai yang memberikan begitu banyak makna. Jauh dari hingar bingar kendaraan bising perkotaan, gedung pencakar langit dengan segala kemewahan, dan segala keegoisan sosial yang kadang sering kita temukan di perkotaan.
Novel ini mengangkat kisah anak pantai tentang kesederhanaan, ketulusan, tolong menolong, dan saling membantu. Sebuah potret keluarga dari anak-anak kampung yang hidup dalam kondisi sederhana, apa adanya tapi penuh semangat.
Novelis kelahiran Kota Baubau, Buton ini punya mimpi besar tentang karyanya yang nantinya akan dibuat menjadi trilogi. Oleh karenanya, ia butuh waktu untuk menggarap cerita novel trilogi ini hingga tuntas.
“(Serdadu Pantai) ini baru yang pertama,” ujarnya Laode dalam keterangan resminya.
Laode mengatakan, proses untuk pengerjaan novel ini tidak begitu menemui kendala. Ia hanya membutuhkan waktu sekitar 3 minggu untuk menulisnya.
“Saya punya ide besar dulu tentang satu tema, lalu cerita itu terbangun dulu di pikiran saya. ketika saya sudah menguasai garis besarnya mau seperti apa barulah saya mulai menulis,”urainya.
“Ketika saya sudah menguasai maka penulisannya lebih cepat,” imbuhnya.
Namun ada hal yang mengganjal bagi novelis bernama lengkap Laode Muhammad Insan Zulhidayan ini. Sebab, novelnya dianggap punya kemiripan cerita dengan Laskar Pelangi karya Andrea Hirata.
“Tapi ini juga menjadi salah satunya tantangan ketika dianggap mirip Laskar Pelangi atau seperti apa. Karena sebenarnya bagi saya bahwa cerita anak itu kan banyak, tapi semua sudut pandang cerita masing-masing,”bebernya.
“Bagi saya cerita anak sangat menarik karena ketika anak itu dimulai dari motivasi tentang disiplin, nilai-nilai kejujuran pada anak itu akan berpengaruh ketika ia tumbuh besar. Itu penting untuk membangun karakter anak,”demikian Laode.