Selebtek.suara.com - Pelatih kepala Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti tengah mempersiapkan skuad terbaik untuk tampil di Piala Dunia U-17 2023.
Juru taktik berusia 46 tahun ini sangat ketat dalam menjaring tim asuhannya. Bahkan ia tak segan-segan mencoret pemain setiap pekan untuk diganti dengan yang lainnya.
Pasalnya, Bima Sakti akan menerapkan sistem 'promosi dan degradasi' untuk para pemain setiap pekannya.
"Setiap pekan kami rencana ada promosi dan degradasi untuk pemain. Apalagi, nanti ada masuk pemain dari seleksi yang dibikin di 12 kota," kata Bima Sakti seperti dikutip Suara.com dari laman PSSI, Kamis (13/7/2023).
Karena itu, butuh perjuangan keras dari para pemain agar bisa masuk skuad final Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 nanti.
Bima Sakti memastikan tidak ada keistimewaan terhadap individu pemain.
Meski ia sudah punya kerangka tim dari pemain-pemain yang juara Piala AFF U-16 2022 lalu, namun, kerangka itu bisa berubah tergantung pemain itu sendiri.
"Yang pasti, pemain yang memenuhi kriteria kami dan sesuai dengan kebutuhan tim yang akan dipilih," jelas Bima Sakti.
"Tidak ada keistimewaan untuk setiap pemain. Semua mempunyai peluang yang sama untuk masuk di Timnas Indonesia U-17," pungkasnya.
Baca Juga: Prostitusi Terselubung Ada di Sekitar IKN Nusantara
Seperti diketahui, saat ini Timnas Indonesia U-17 sedang menjalani training camp (TC) alias pemusatan latihan di Jakarta sampai 28 Agustus 2023 mendatang.
Latihan ini sekaligus menjadi ajang seleksi pemain yang akan mengikuti event Piala Dunia U-17 2023.
Sebanyak 34 pemain ikut serta dalam pemusatan latihan awal ini. Ia juga dijadwalkan akan berkeliling ke 12 kota untuk mendapatkan pemain terbaik di Piala Dunia U-17 2023.(*)
Sumber: Suara.com