Selebtek.suara.com – Selebgram, Rachel Venya merupakan salah satu publik figur yang cukup sering mendapat hujatan. Terlebih saat dirinya bercerai dan memutuskan melepas hijab, ibu dua anak ini juga sempat dicap sebagai ratu drama dan si paling pantas bahagia.
Namun, seolah sudah terbiasa dengan komentar negatif, Rachel tak terlalu menanggapi hinaan yang ditujukan kepada dirinya. Ia tetap menjalani hidup sebagai selebgram dan juga sebagai ibu dua anak.
Bahkan, saat fenomena film Barbie, Rachel turut meramaikan dengan membuat konten ala Barbie. Konten ini diunggahnya melalui akun Instagram dan Tiktok pribadinya.
Dalam video itu, tampak Rachel yang awalnya berpakaian biasa, namun tiba-tiba berubah menjadi sosok menyerupai barbie.
Seperti biasa, konten ini dibanjiri komentar baik dan buruk.
Setelah ramainya komentar buruk mengenai kontennya itu, Rachel curhat mengenai women support women yang ternyata tidak terjadi di dunia nyata.
Dalam curhatannya itu, ia tidak mempermasalahkan komentar negatif yang muncul. Namun yang menjadi masalah bagi Rachel yaitu pesan dari film Barbie Live Action.
Menurut Rachel, salah satu pesan yang ingin disampaikan dalam film ini yaitu mengenai perempuan dalam dunia nyata yang kebanyakan tidak menyukai perempuan lain.
“Kenapa ya in the real world, perempuan itu benci sama sesama perempuan,” ungkap Rachel.
Baca Juga: Kampung BW Pringsewu, Destinasi Wisata Kuliner ala Pedesaan di Lampung
“Jadi kaya kerasa banget ya, kalau kita bikin konten barbie pun, yang filmnya mau mengedukasi untuk women support women, in the real world itu susah banget,” lanjut Rachel.
Diketahui, konten barbie Rachel banyak menuai kritikan dan bahkan ada yang mengatakan dirinya sebagai janda pirang.(*)