Selebtek.suara.com - Marshanda belum lama ini ungkap bahwa dirinya tidak merasa penting, meskipun berkecimpung di entertainment sejak masih berusia 5 tahun.
Orang lain boleh jadi menganggap Marshanda sosok penting, bahkan di dalam keluarganya juga demikian.
Tetapi Marshanda malah tidak merasakan hal seperti kebanyakan orang memandang dirinya sebagai artis ternama.
Dia berpikir sebagai korban keluarga saja dan itu menjadikannya struggle dari kecil.
"Gue selalu berpikir bahwa Gue korban dari keluarga yang disfungsional," ungkap Caca (Marshanda) dikutip dari YouTube Daniel Mananta Network pada, Minggu (6/8/2023).
Bahkan seringkali orang yang anggap dia mendapatkan treat dari kecil layaknya artis kebanyakan itu salah.
"Gue selalu berpikir bahwa semua orang yang kenal gue kayak: 'Wah Marshanda artis dari kecil pasti dia ditreat layaknya, wah Marshanda gitu'," tuturnya.
Sebab dia selalu merasa masih serba kekurangan.
"Padahal gue sendiri selalu merasa gue itu kekurangan," imbuhnya.
Baca Juga: Biodata dan Agama Farah Quinn, Diduga Pernah Berhubungan dengan Mantan Mendag Inisial G
Kekurangan yang dialami bukan berupa materi saja tetapi lebih mengarah kondisi psikologis.
"Kekurangan validasi dari ibuku, dari ayahku," paparnya.
Padahal menurut Caca setiap anak butuh perhatian dan kasih sayang penuh dari kedua orang tua mulai golden age (usia emas).
"San diri setiap orang itu kan dari kecil umur 0 sampai 7 tahun atau 10 tahun kan butuh validasi paling penting, paling banyak dari orang tua," ujarnya.
"Dari orang yang mereka sayang dan orang anggap paling penting kan," sambungnya.
"Aku tidak merasa menerima itu," kata Caca.