Selebtek.suara.com - Menjadi orang tua adalah tanggung jawab besar yang memerlukan kebijaksanaan dalam berbicara dan bertindak, terutama dalam menyampaikan pesan kepada anak-anak.
Pantang bagi orang tua mengucapkan 'anak nakal' di saat menilai perilaku yang anak perbuat.
Ustadz Khalid Basalamah membagikan tips berharga mengenai cara menangani anak dengan bijak dalam akun YouTube Al-Fathan dikutip Selebtek.suara.com, Kamis (10/8/2023).
Satu hal yang penting adalah penggunaan kata-kata yang tepat. Orang tua sebaiknya menghindari menggunakan kata-kata kasar seperti 'anak nakal' kepada anak-anak.
Ucapan semacam ini dapat mengakar dalam pikiran anak dan berdampak pada perkembangan mereka di masa depan.
“Pertama do'akan dan jauhi kata-kata nakal, karena ini doa untuk mereka, tidak boleh mengucapkan itu. Berdoa memohon semoga Allah memberikanmu hidayah nak,” ucapnya.
Selanjutnya, penting bagi orang tua untuk memahami penyebab perilaku anak.
Beberapa anak terlihat 'nakal' karena sifat aktif mereka, terutama bagi anak di bawah usia 7 tahun.
Ustadz Khalid (KHB) menjelaskan bahwa pada usia ini, anak-anak cenderung aktif dan ingin bereksplorasi.
Baca Juga: Akhir Kisah Dewi Perssik! Saipul Jamil Laporkan ke Polda Metro Jaya: Dia Melawan Pengadilan
"Kedua saran saya lihat inti masalahnya, ada anak-anak kelihatannya aktif sekali. Dia bukan nakal, memang jiwanya seperti itu, tidak bisa diam dan banyak orang tua yang tidak paham dengan kejiwaan itu,” terangnya.
Orang tua memiliki peran penting dalam membimbing anak menuju perilaku yang positif.
KHB merekomendasikan agar orang tua terlibat aktif dengan anak, mengalihkan energi anak ke hal-hal yang bermanfaat.
Misalnya, mengajak anak untuk bermain dengan buku atau mengajari mereka menulis.
Lebih lanjut, Ustadz Khalid menjelaskan bahwa beberapa anak mungkin mencari perhatian dengan perilaku 'nakal'.
Orang tua perlu memberikan perhatian dan waktu kepada anak-anak mereka.