Selebtek.suara.com – Mayangsari mengaku sadar diri sehingga tak pernah meminta Bambang Trihatmodjo menceraikan Mayangsari.
Ketika berbincang dengan Maia Estianty, Mayangsari mengaku tak mempermasalahkan, jika Bambang Trihatmodjo tak meninggalkan Halimah
Dituding menjadi pelakor dan peretak rumah tangga hubungan rumah tangga Halimah dan Bambang Trihatmodjo, namun Mayangsari malah pasrah dirinya dimadu.
Memang tak mudah untuk menjadi mantu keluarga Cendana, Pasalnya sang mertua yakni Tien Soeharto tak terlalu menyukai poligami, bahkan menganggap istri sah Bambang Trihatmodjo hanya Halimah.
Tapi, seiring dengan berjalan waktu, beberapa keluarga Cendana mampu untuk menerima kehadiran Mayangsari.
"Asal kamu tahu itu bahkan sampai detik ini pun emang kalau seumpamanya bukan suami aku yang bawa nggak mungkin juga aku seperti itu karena aku tahu diri. Aku memang tidak pernah sekalipun untuk minta suamiku menceraikan istrinya,” ucap Mayangsari dilansir dari YouTube MAIA AL EL DUL TV pada Sabtu (30/09/2023).
Meski Mayangsari pernah dilabrak oleh dua anak Bambang dan Halimah yakni Gendis dan Panji ke kediamannya di kawasan Simprug Golf, ia tetap mendukung sang suami untuk dekat dengan anak-anaknya.
“Sampai sekarang itu pun juga hubungan suamiku, aku yang begini justru tidak ada namanya istilah bekas anak dan aku selalu men-support suami aku begitu jadilah bapak yang bertanggung jawab. Karena apapun itu mereka butuh figur bapaknya," jelas Mayangsari.
Mayangsari menikah dengan Bambang Trihatmodjo dua kali, secara siri pada tahun 2005 dan secara negara pada tahun 2011.
Baca Juga: Shayne Pattynama Beri Kode Hengkang dari Viking FK, Klub BRI Liga 1 Siap Meminangnya?
"Jadi aku itu menikahnya pada tahun 2000, punya anaknya tahun 2005 dan menikah itu secara negara tahun 2011 sampai sekarang, Alhamdulillah banget. Dengan segala cerita," ungkap Mayangsari.
Menikah dengan suami beristri seperti Bambang Trihatmodjo, tak pernah sama sekali terbayangkan dalam benak Mayangsari.
"Prinsipnya aku ini tidak pernah merencanakan dan tidak pernah aku itu mimpikan bahwa aku akan menikah dengan seseorang yang mungkin sudah ada keluarganya. Mungkin kalau sekarang aku dianggap begini begono oke, ya sudah, aku juga harus menerima itu. Itu bagian dari konsekuensinya, tapi yang sebenarnya terjadi kalau aku jelaskan nanti bentuknya kayak semacam pembelaan,” beber Mayangsari.(*)