Akun tersebut juga menjelaskan, saat ini Tim Geofisika Stasiun BMKG Nganjuk diterjunkan ke lokasi tanah yang ambles seperti membentuk danau dengan diameter 30 meter di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, sejak Jumat (21/5/2022).
Kedatangannya tersebut untuk mengecek dan melakukan survei lokasi agar mengetahui sebab amblesnya tanah tersebut.
Kepala Stasiun BMKG Nganjuk, Jawa Timur, Sumber Harto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari BMKG Tuban bahwa ada fenomena tanah pekarangan ambles hingga kondisinya menurun.
Menurutnya, Dugaan sementara kejadian itu disebabkan air bawah tanah yang disedot terus-menerus.
Kemudian airnya habis, bebatuan yang berada di atasnya tidak kuat menahan permukaan tanah. Jadi, tanah yang di atas ambles ke bawah.
Pihaknya mengimbau warga di Kecamatan Jenu tidak panik dengan adanya fenomena amblesnya tanah di kawasan pesisir. Pasalnya, hal itu bisa terjadi hanya di area atau spot-spot tertentu.
Demikian penjelasan tentang gua endosarst yang diduga kuat sebagai penyebab tanah ambles mirip danau di lahan Ring 1 PT Trans Pacific Petrochemical Indotama Tuban.*