Cerita Asal-usul Badarawuhi pada Film KKN di Desa Penari: Jangan Tabuh Gamelan dan Menari di Desa Wonokromo

Semarang Suara.Com
Minggu, 22 Mei 2022 | 23:31 WIB
Cerita Asal-usul Badarawuhi pada Film KKN di Desa Penari: Jangan Tabuh Gamelan dan Menari di Desa Wonokromo
tangkap layar Instagram @owliasarah

SUARA SEMARANG - Seperti apa sejarah munculnya siluman cantik Badarawuhi di film KKN di Desa Penari.

Sejarah nama Badarawuhi merupakan makhluk halus mitologi yang ada di film KKN di Desa Penari, dan sudah berkembang cerita asal-usul dia di masyarakat.

Tantang sejarah bagaimana Badarawuhi muncul dan asal-usul dia, diceritakan oleh akun Twitter @RatuNgondyek.

Akun tersebut mengungkap asal-usul sejarah Badarawuhi yang menjadi siluman cantik yang ada pada film KKN di Desa Penari.

Di ceritakan akun @RatuNgondyek jika Badarawuhi adalah makhluk halus yang berasal dari Pantai Selatan.

Badarawuhi memiliki kecantikan yang luar biasa, sehingga banyak mengundang kaum pria untuk mendekati.

Berikut sejarah Badarawuhi menjadi penari siluman ular yang meneror para mahasiwa pada film KKN di Desa Penari.

Cerita ini berawal dari seorang ksatria wanita bernama Ratna Narekh yang menjadi lurah di sebuah desa dan menjadikan pelataran memuja sanghyang menjadi tempat pesta menari dan lainnya.

Desa ini bertempat di tengah alas Daha, Ratna Narekh sendiri merupakan murid dari seorang ksatria yang hidup pada zaman Prabu Airlangga, ia melarikan diri ketika sang guru ditaklukan oleh Mpu Barada.

Ia dan keempat murid lainnya melarikan diri, lari ke tanah Bali dan dirinya sebagai murid paling muda lari ke Timur Jawa.

Semuanya memisahkan diri supaya tidak terlacak. Ratna Narekh lari dengan membawa lontar yang berisi ilmu Kadigjayan untuk menaklukan para lelembut di sepanjang hutan Jawa Tengah sampai Timur.

Sejak penaklukan yang dilakukan oleh mpu Barada, Ratna Narekh tidak pernah muncul kembali.

Namun dikarenakan hidupnya terus mempelajari ilmu dari lontar tersebut, akhirnya sebagian cerita menyatakan bahwa Ratna Narekh hidup awet muda

Dia tidak pernah muncul lagi di tanah Jawa, sampai tiba suatu hari dia singgah di Desa Wonokromo, yang kala itu dipimpin oleh seorang lurah yang sangat arogan kepada wanita.

Semua wanita dia goda termasuk para wanita bersuami. Suatu ketika sang lurah mendengar ada seorang wanita pendatang di warung di tengah desa (si Ratna Narekh).

Ki lurah mendatangi wanita tersebut dan menawarkan menginap di rumahnya dan Ratna Narekh menyetujuinya.

Pada malam ketika Ratna Narekh tertidur, Ki lurah dan kedua anak buahnya mencoba mengintip dan berniat cabul.

Namun karena kesaktian Ratna Narekh, begitu pintu dibuka, ki lurah terpental dan mati di tempat.

Sedangkan anak buahnya lari, tetapi segera terjatuh dan mati akibat ilmu kanuragan Ratna Narekh.

Sebagian kisah menyatakan Ratna Narekh menjilat darah laki laki yang tercecer di batu, dari situlah dia menjadi pengganti ki lurah memimpin desa tersebut.

Desa tersebut memiliki sebuah kolambyang ternyata pusat Gerbang Halus di utara Jawa, berlokasi di sekitar lereng Gunung Raung dan berdekatan dengan Alas Daha.

Sedangkan gerbang halus Selatan berada di salah satu pantai di selatan Jawa dengan ciri adanya sebuah batu karang besar, namun antara selatan dan utara memiliki hubungan baik.

Kolam air tersebut disebut sebagai tempat persinggahan Ibu Ratu Pantai Selatan jika beliau sedang bertamu ke Utara Jawa.

Ketika beliau pulang ke selatan, tempat tersebut dijaga oleh para panglima dan ksatria pantai selatan baik laki laki dan wanita.

Ratna Narekh sombong atas kekuatan yang ia miliki, ia melanggar adat dari desa tersebut bahwa tidak boleh mengadakan tarian yang diiringi gamelan di desa tersebut.

Karena akan mengundang seluruh gaib penghuni Alas Daha termasuk penghuni Sendang di dalamnya, bahkan dia berteriak "Jika seluruh penghuni Alas Daha hadir aku akan menaklukan mereka satu persatu ".

Akibat kesombongannya, semua penduduk musnah termasuk dirinya. Salah satu Makhluk Halus yang merasuki penari adalah wanita utusan Ibu Ratu Pantai Selatan yang menjaga sendang di Alas Daha.

Dia merasuki dan tidak mau keluar dari jasad penari itu, sampai akhirnya jasad penari itu dihancurkan barulah dia keluar, dari saat itulah dia diusir dari pantai selatan dilucuti beberapa kesaktiannya dan di usir.

Wujudnya tetap berbau pantai selatan memakai kebaya dan selendang hijau, cantik, anggun dan kerap jahil, terutama kepada kaum laki laki.

Dia disebut bisa beranak pinak jika ada lelaki yang menyentuhnya atau tergoda olehnya.

Namun ketika dia marah akibat ada yang mengotori tempatnya atau melanggar aturan wilayah dia berkuasa, maka wujudnya akan berubah.

Wujudnya berubah menjadi setengah badan atas wanita bermahkota dan bagian tengah ke bawah berbentuk ular. Dialah yang disebut Badarawuhi.

Demikian, cerita asal-usul munculnyua siluman penari Badarawuhi yang jadi makhluk gaib di film KKN di Desa Penari, menurut versi cerita akun Twitter @RatuNgondyek, dan belum diketahui keaslian cerita tersebut*

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI