SUARA SEMARANG - Kabar meninggalnya Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif membawa duka mendalam, termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo mengaku memiliki kenangan bersama Buya Syafii Maarif belum lama ini, sehingga meninggalnya tokoh tersebut membuatnya terkenang.
Menurut Ganjar Pranowo, Buya Syafii Maarif merupakan tokoh anutan bangsa yang menyejukkan.
"Barusan saya dapat kabar. Saya menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Buya Syafii Maarif. Beliau itu tokoh panutan yang selalu menyejukkan," kata Ganjar.
Ganjar Pranowo terakhir kali bertemu Buya Syafii Maarif di rumah sakit pada 15 Mei 2022 lalu.
Saat pertemuan itu, Buya Syafii Maarif terlihat semangat menyambutnya dan bercerita banyak hal dengan dirinya.
"Saat saya masuk, eh pak Gubernur apa kabar? Maskerku mana, akau mau cerita. Begitu katanya. Sampai terkhir saya terharu juga, Buya minta foto dengan saya. Beliau menyambut saya dengan sangat hangat. Beliau juga selalu memberikan spirit pada kita-kita yang masih muda ini," jelasnya.
Ganjar mengatakan mengenal Buya Syafii Maarif sejak mahasiswa. Saat itu, dulu ia pernah mengundang Buya Syafii mengisi ceramah.
"Kemudian saya pernah ke rumah beliau, dengan gaya yang sangat santai sekali. Buya saya ke sana ya, luar biasa itu. Jadi beberapa kali saya bertemu beliau, memang wonge semank (memang orangnya sangat hangat)," kata Ganjar Pranowo.
Diberitakan sebelumnya, Buya Syafii Maarif dikabarkan sakit dan harus dirawat di RS PKU Gamping Jogjakarta.
Meski sempat keluar rumah sakit, namun Buya Syafii Maarif kembali dirawat hingga dikabarkan meningal dunia hari ini.