Kemudian mulailah satu persatu kejadian teror dan ganjil dialami empat teman Mak selama ada di rumah dan kampung.
Di awali Shin, ia datang ke rumah Mak mengajak minum bersama suatu malam. Tapi Shin mengurungkan diri sebab ia takut saat melihat suasana rumah Mak begitu mencekam dan sangat senyap.
Apalagi secara tak sengaja Shin melihat tangan Nak yang memanjang dengan kuku yang tajam saat mengambil buah yang jatuh di bawah kolong rumah.
Shin lari dan mencoba memberi tahu kawan-kawannya namun mereka tidak ada yang percaya.
Lalu Ter yang menemukan sosok mayat di belakang rumah Mak dan mayat tersebut memakai cincin yang sama seperti yang dipakai Nak.
Ter juga ketakutan dan melarikan diri saat melihat Nak yang masih berwujud seperti tak terjadi apa-apa.
Keempat teman Mak akhirnya percaya jika selama ini Nak adalah hantu yang menjadi istri Mak.
Mereka mengatur siasat untuk memberitahu Mak agar Nak juga tidak tahu jika mereka sebenarnya mengetahui apa yang mereka lihat.
Suatu malam, di desa ada pesta karnaval Mak dan Nak pergi ikut jalan-jalan menikmati malam itu.
Namun hal aneh dilakukan Nak dengan menggunakan topeng agar warga sekitar tidak mengenalnya.
Mak dan Nak sangat bahagia menghabiskan malam dengan bermain permainan di pasar malam.
Keempat teman Mak selalu mengawasi mereka berdua selama menikmati festival karnaval.
Hingga saatnya Nak mengajak Mak masuk kedalam wahana rumah hantu yang sangat mengerikan.
Keempat kawannya lalu bertindak sebab ia khawatir terjadi dengan Mak saat di dalam rumah hantu.
Mereka lalu menyamar menjadi hantu-hantu di dalam Rumah Hantu tersebut dan menculik Mak untuk berusaha dijauhkan dari jangkauan hantu Nak.