SUARA SEMARANG - Telah resmi beroperasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Penggaron dan Mangkang di Kota Semarang, per Kamis (14/7/2022).
Adanya SPBG Penggaron dan Mangkang maka kendaraan yang berbahan bakar BBG bisa mengisi di lokasi tersebut.
Resmi beroperasi beberapa jenis kendaraan yang bisa memanfaatkan SPBG Penggaron dan Mangkang diantaranya truk BBM Pertamina dan Bus Rapid Transit (BRT) Kota Semarang.
Bahkan bila dibandingkan harga BBG di SPBG Penggaron dan Mangkang lebih murah dibanding BBM.
"Saat ini telah ada SPBG Kaligawe sejak 20121 dan sekarang ada SPBG Mangkang dan SPBG Penggaron siap untuk dioperasikan," kata Dirjen Migas Tutuka Ariadji, di SPBG Penggaron, Kelurahan Plamongan Sari, Kota Semarang.
Menurutnya pemerintah berkomitmen mendorong transisi energi menuju energi yang bersih dan ramah lingkungan, antara lain melalui pemanfaatan bahan bakar gas (BBG).
Beroperasinya SPBG Penggaron dan Mangkang merupakan bagian dari pemanfaatan dan perluasan gas bumi menuju Kota Semarang yang ramah lingkungan.
“Pemanfaatan bahan bakar gas (BBG) diharapkan dapat menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik, mengurangi impor dan menurunkan nilai subsidi BBM,” kata
Salah satu perwujudannya adalah pengoperasian kedua SPBG tersebut, sesuai Presidensi G20 Indonesia yang fokus pada tiga sektor salah satunya adalah transisi energi berkelanjutan.
Baca Juga: Suzuki Mundur dari MotoGP Akhir Musim Ini, Alasan Finansial?
"Gas sangat layak menjadi energi transisi menuju energi bersih karena ketersediaannya mencukupi," katanya.
Pembangunan dan pengoperasian 3 SPBG yang ada di Semarang merupakan bentuk komitmen dan kerja sama dari Kementerian ESDM, Pertamina Group dan Pemerintah Kota Semarang untuk menginisiasi terciptanya ekosistem kota yang ramah lingkungan.
"Saat ini telah ada SPBG Kaligawe sejak 20121 dan sekarang ada SPBG Mangkang dan SPBG Penggaron siap untuk dioperasikan," kata Tutuka.
SPBG Kaligawe berkapasitas 1 MMSCFD atau 30.000 lsp per hari dengan harga jual Rp 4.500 per lsp. SPBG ini sudah dapat berfungsi sebagai Mother Station.
Sementara SPBG Penggaron dan SPBG Mangkang masing-masing memiliki kapasitas 0,5 MMSCFD atau 20.000 lsp.
SPBG Mangkang telah selesai dimodifikasi dari OnlineStation menjadi Daugther Station.