SUARA SEMARANG - Viral video saat ombak besar terjang Pantai Sundak Gunungkidul Jogjakarta dengan satu anak kecil hampir terseret Laut Selatan.
Sebuah video viral beredar saat ombak besar terjang bibir Pantai Sundak Gunungkidul Jogjakarta.
Keadaan pun menjadi panik saat ombak besar menyapu tiap benda yang ada di Pantai Sundak Gunungkidul Jogjakarta.
Terutama saat ombak besar tersebut menerjang seorang anak yang sambil berlari dengan ibunya ikut tergulung gelombang air laut Selatan.
Video viral tersebut diinformasikan oleh akun Instagram @memomedsos pada Sabtu (16/7/2022).
Selain itu, ombak besar juga menerjang pengunjung lainnya yang sedang asyik bersantai di pinggir Pantai Sundak.
Bangunan gazebo juga tampak ikut tersapu gelombang ombak dengan penunjung yang ada di dalamnya ikut berhamburan menyelamatkan diri.
Keadaan menjadi chaos terutama saat, diduga penjaga pantai, meniupkan peluit sebagai tanda bahaya adanya ombak besar.
Apalagi dalam video tersebut, netizen gemas dengan adanya anak kecil yang kurang perhatian orang tuanya saat ada di pinggir pantai.
Baca Juga: Nonton Anime Ao Ashi Episode 15 Sub Indo Malam Ini, Ashito Hadapi Akutsu
Sang anak bukannya dibopong untuk segera menjauh dari gulungan ombak justru hanya digandeng.
Bahkan seorang pria yang diduga bapak dari anak tersebut justru lari terlebih dahulu menyelamatkan diri.
"Gemes sama yang bawa anak kecil itu bego ato nantang" komentar @azwa_moom.
"Atuh digendong ank nya bu" kata @nadinesalwa11.
"Gregetan liat ibu ibunya, loadingnya lama bet" komentar @niken_septiani.
Sementara, netizen lainnya menyebut jika pria yang didiga sang bapak dari anak tersebut malah melarikan diri terlebih dahulu.
"Gregetan si bapak ngutamain diriny sendiri" kata @ryanrazanf.
"Fokus sama bapak yg minggir duluan" kata akun @riska_taqiarupin.
"Bapaknya lari sendiri ninggalin istri sama anaknya, paling tidak gendong anaknya pak pak" kata @bunda_inezfabian.
Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyebutkan jika laut besar juga terjadi di Pantai Depok Jogjakarta pada pukul 08.00 WIB.
"Sabtu (16/7/2022) sekitar pukul 08.00 gelombang pasang cukup besar menghempaskan warung-warung non permanen di pinggiran Pantai Depok," kata Kepala BPBD Bantul, Agus Yuli, Sabtu (16/7/2022), melamsir Suara.com.
Data kerusakan akibat gelombang laut di Pantai Depok merobohkan 8 warung non permanen dan menyebabkan kerusakan ringan di warung lain sekitar bibir pantai.
Agus Yuli menyebut jika tingginya gelombang di perairan selatan ini telah terjadi sejak Senin (10/7/2022) lalu.
Hingga saat ini gelombang di perairan selatan masih terpantau tinggi.
Untuk itu Agus menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
"Himbauan kepada warga untuk tidak mendirikan bangunan di pinggir pantai sesuai aturan yg berlaku. Untuk wisatawan dimohon berhati-hati dan waspada terhadap gelombang pantai karena gelombang tinggi pantai sifatnya mendadak," kata Agus.