"'Pokoknya', alasannya itu 'pokoknya', itu alasan 'pokoknya', jadi bukan transparan atau akuntabel atau bla bla omong kosong itu, bukan, 'pokoknya'," katanya.
Dalam video TikTok tersebut, saat ditanya awak media, apakah akan melapor kejadian tersebut kepada presiden, DPR RI serta Menko Polhukam.
Dengan nada kesal, Johnson Panjaitan pun mengatakan tidak akan melaporkan. Ia ingin baik presiden, DRP RI dan Menko Polhukam menyaksikan sendiri kejadian tersebut.
"Tidak ada gunanya melapor. Sebab dibohongi negara kaya begini . Biar pak Mahfud belajar deh lihat kenyataan ini," katanya. Pak Kapolrinya dan pak Mahfud belajar, sama presidenya, ini ditutup-tupi atau apa," katanya.