Rara Pawang Hujan Tunjukkan Surat Ijin UMKM NIB dari Presiden Jokowi: Jenis Usaha Berbasis Resiko

Semarang

Jum'at, 02 September 2022 | 11:52 WIB
Rara Pawang Hujan Tunjukkan Surat Ijin UMKM NIB dari Presiden Jokowi: Jenis Usaha Berbasis Resiko
Mbak Rara Pawang Hujan ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2022) [Suara.com/Rena Pangesti] (Suara.com/Rena Pangesti)

SUARA SEMARANG - Rara Isti Wulandari atau akrab dipanggil Rara Pawang Hujan kini mengantongi surat ijin usaha masuk bagian dari UMKM.

Sebuah surat NIB atau Nomor Induk berusaha kini dimiliki oleh Rara Pawang Hujan sebagai sah nya dia melakukan praktik perpawangan hujan.

Rara Pawang Hujan menerima dokumen surat NIB yang langsung dibagikan oleh Presiden Jokowi yang didampingi Menteri BUMN Erick Thohir.

Jokowi membagikan NIB kepada para pelaku UMKM dengan jenis usaha berbasis resiko, yang ada di Papua dan kota lainnya. Salah satunya adalah NIB milik dari Rara Pawang Hujan.

Di ketahui NIB adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS. Setelah memiliki NIB, maka pelaku usaha bisa mengajukan Izin Usaha dan Izin Komersial atau Operasional sesuai dengan bidang usahanya masing-masing.

Dalam unggahan Reels Instagram pribadinya, Rara Pawang Hujan mengunggah tentang NIB yang dia terima dari Presiden Jokowi, Jumat (2/8/2022).

Dia mengaku, sebagai warga negara Indonesia (WNI) yang baik dan yang memiliki jenis usaha, akhirnya mengikuti program pemerintahan mendaftarkan NIB.

Rara menyebutkan dalam keterangan jenis usaha dalam NIB yakni profesi sebagai Pawang Hujan.

Dalam kode usaha yang dia tunjukan dalam NIB adalah nomor registrasi 74902 dengan lingkup usaha yakni Konsultasi Bisnis dan Broker Bisnis.

baca juga

Sekian itu, Rara juga menunjukan nomor NIB lainnya yakni bernomor 96990 dengan lingkup usaha KBLI Aktivitas Jasa Perorangan.

KBLI adalah pengklasifikasian aktivitas/kegiatan ekonomi Indonesia yang menghasilkan produk/output, baik berupa barang maupun jasa, berdasarkan lapangan usaha untuk memberikan keseragaman konsep, definisi, dan klasifikasi lapangan usaha dalam perkembangan dan pergeseran kegiatan ekonomi di Indonesia.

Rara Isti Wulandari atau Rara Pawang Hujan populer saat gelaran MotoGP Mandalika. Ia mencuri perhatian lewat aksi memukul mangkuk kecil saat hujan mengguyur lintasan sirkuit.

Saat itu, pula pembalap Fabio Quantararo ikut meniru gerakan Rara Pawang Hujan dan menjadi viral di media sosial.

Rara memiliki nama panjang Raden Rara Istiati. Lahir di Jayapura, Papua pada 22 Oktober 1983, wanita ini akrab disapa sebagai Rara atau Mbak Rara.

Rara selain pawang hujan, Mbak Rara merupakan ahli tarot dan paranormal. Dia juga kerap diundang untuk mengendalikan hujan dalam gelaran besar nasional.

Meski berasal dari Jawa, Rara saat ini tinggal di Denpasar, Bali. Dia telah belajar menjadi pawang hujan sejak usia 9 tahun dan berkemampuan sebagai indigo.

Dalam menjalani peran sebagai pawang hujan, Mbak Rara memiliki ritual sendiri. Dia menggumamkan mantra-mantra khusus dan membawa singing bowl atau mangkuk emas saat ritual “pengusiran” hujan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Kirim Pesan ke Jokowi dan Ridwan Kamil

Pria Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Kirim Pesan ke Jokowi dan Ridwan Kamil

Cianjur | Jum'at, 02 September 2022 | 11:48 WIB

Warga Antusias Sambut Jokowi di Tanimbar, Pj Bupati: Presiden Terakhir Bung Karno yang ke Sini

Warga Antusias Sambut Jokowi di Tanimbar, Pj Bupati: Presiden Terakhir Bung Karno yang ke Sini

News | Jum'at, 02 September 2022 | 11:46 WIB

Jokowi Masih Hitung-hitung Rencana Menaikkan Harga BBM Bersubsidi di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

Jokowi Masih Hitung-hitung Rencana Menaikkan Harga BBM Bersubsidi di Tengah Anjloknya Harga Minyak Dunia

News | Jum'at, 02 September 2022 | 11:37 WIB

Potensi Produksi di Tanimbar Tak Masuk Strategis Pangan Nasional, Jokowi: Masih Bisa Diserap Lokal

Potensi Produksi di Tanimbar Tak Masuk Strategis Pangan Nasional, Jokowi: Masih Bisa Diserap Lokal

News | Jum'at, 02 September 2022 | 11:33 WIB

Proyek Blok Masela Buntu, Jokowi Ingin Tambah Mitra Baru untuk Inpex Corporation

Proyek Blok Masela Buntu, Jokowi Ingin Tambah Mitra Baru untuk Inpex Corporation

Bisnis | Jum'at, 02 September 2022 | 11:18 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB