Santet, Arti dan Tiga Tahapannya, Diterangkan oleh Ustad Muhammad Faizar

Semarang | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 07:41 WIB
Santet, Arti dan Tiga Tahapannya, Diterangkan oleh Ustad Muhammad Faizar
Ilustrasi santet (Tiktok/@theminipenthouse) (Tiktok/@theminipenthouse)

SUARA SEMARANG – Viralnya kasus perdukunan, membuat masyarakat penasaran akan salah satu istilah dalam ilmu sihir, yaitu santet.

Ustad Muhammad Faizar mengatakan, santet muncul di akhir era keruntuhan Majapahit, sebelum munculnya kesultanan Islam di tanah Jawa.

“Santet adalah istilah sihir orang Jawa Timur. Karena di Jawa kala itu belum masuk kata sihir, yang diambil dari bahasa Quran. Jadi, sihir di tiap daerah namanya beda-beda,” katanya dalam talkshow yang ditayangkan di channel youtube dr. Richard Lee, (23/8/2022).

Santet merupakan singkatan dari Mesisan Bentet atau Mesisan Gantet. Mesisan Gantet artinya sekalian gantet atau sekalian lekat, gunanya untuk merekatkan hubungan.

Mesisan Bentet artinya sekalian retak sekalian hancur. Ini digunakan untuk menghancurkan, bisa membunuh, membuat sakit dan lain-lain.

Santet, secara filosofi terbagi menjadi empat warna. Filosofi warna kuning, merekatkan dua sejoli yang saling jatuh cinta.

Merah, santet karena dendam, lantas bersekutu dengan setan membuat orang yang disasar menjadi gila. Santet hitam untuk membunuh. Kemudian santet putih untuk mengobati.

Santet juga dibagi menjadi tiga tahapan. Pertama, tahapan pra santet. Ini merupakan tahapan sebelum santet sesungguhnya diluncurkan. Disebut juga santet raga.

Santet raga ini dilakukan dengan menyebar tanah kuburan, menaruh kotoran manusia di gerbang rumah, menaruh bangkai hewan di atap rumah sasaran.

Termasuk juga meneror lewat media sosial dan apapun itu yang dapat membuat orang yang disasar merasa tertekan. Tujuannya, melemahkan psikis orang yang akan disantet.

Kedua, santet jiwa, menggunakan metode visualisasi, atau energi. Terakhir, santet ruh. Tahap terakhir ini adalah santet yang menggunakan jasa, bantuan setan.

Ustad Faizar menegaskan, jika ilmu santet atau sihir, benar adanya. Namun, tidak semua orang dapat melakukan praktik santet. Hanya mereka yang memiliki tabiat sangat buruk dan melakukan perjanjian dengan setan. Dan tentu saja, itu berdosa.

“Tapi ada juga orang yang ngaku-ngaku punya kekuatan dukun santet. Inilah yang saat ini banyak sekali dan dipakai untuk nipu,"timpal dr. Richard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernah Undang Pengacara Dukun, Atta Halilintar Menyesal dan Hapus Video Obrolan Mereka: Itu Bukan Hal Baik dan Mendidik

Pernah Undang Pengacara Dukun, Atta Halilintar Menyesal dan Hapus Video Obrolan Mereka: Itu Bukan Hal Baik dan Mendidik

Entertainment | Jum'at, 09 September 2022 | 14:19 WIB

Dikatai Ustaz Sesat oleh Pengacara Dukun, Derry Sulaiman: Fitnah! Ane Bukan Ustaz, Ane Metalhead

Dikatai Ustaz Sesat oleh Pengacara Dukun, Derry Sulaiman: Fitnah! Ane Bukan Ustaz, Ane Metalhead

Jogja | Kamis, 08 September 2022 | 16:55 WIB

UAS Bicara Dukun di Zaman Nabi hingga Renaisans Eropa: Ditangkap Suruh Taubat

UAS Bicara Dukun di Zaman Nabi hingga Renaisans Eropa: Ditangkap Suruh Taubat

Riau | Jum'at, 02 September 2022 | 09:09 WIB

Terkini

Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional

Proyek Panas Bumi di Sumsel Dikebut, Pertamina Geothermal Perkuat Energi Hijau Nasional

Sumsel | Selasa, 19 Mei 2026 | 23:54 WIB

Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim

Komitmen Ciptakan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Dapat Apresiasi dari Bupati Muara Enim

Sumsel | Selasa, 19 Mei 2026 | 23:30 WIB

Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang

Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang

Sumsel | Selasa, 19 Mei 2026 | 23:20 WIB

Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya

Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 23:14 WIB

Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions

Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 23:03 WIB

Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026

Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:32 WIB

Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru

Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru

Riau | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:27 WIB

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan

Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan

Banten | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:02 WIB

Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea

Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:00 WIB