SUARA SEMARANG - Ada momentum penghormatan serta duka cita mendalam disampaikan saat laga Espanyol vs Valencia di La Liga Spanyol Minggu (2/10/2022). Tribute pita hitam dan bendera Merah Putih Indonesia menghiasi papan skor televisi dalam pertandingan itu.
La Liga Spanyol rupanya ikut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan Malang yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. Laga Espanyol vs Valencia dijadikan doa dan semangat kebersamaan dalam sepakbola.
Selain itu, ungkapan simpati juga digelar dalam A moment of silence para pemain kedua kesebelasan dan para suporter yang ada di dalam stadion.
A moment of silence pertama dalam pertandingan Liga Spanyol itu untuk mengenang tragedi di Kanjuruhan Malang Indonesia.
Duel Espanyol vs Valencia digelar pada hari ini Minggu, (2/10/2022) pukul 19.00 WIB.
Tragedi di Kanjuruhan Malang yang menewaskan 125 suporter menjadi sorotan dunia. Mulai dari kompetisi olahraga, pemberitaan dunia, sampai para pesohor dunia ikut berduka cita.
Mereka yang menjadi korban jiwa adalah para suporter Arema FC yang berdesakan dan terinjak saat terjadi rusuh di dalam stadion Kanjuruhan Malang.
Sementara, ratusan suporter lainnya lagi masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit setempat.
Melansir Suara.com Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat berada di Malang, Minggu (02/10/2022) malam, menyampaikan jumlah korban meninggal adalah 125 orang bukan 129 orang.
"Ada kesimpangsiuran jumlah korban tewas. Jumlah korban meninggal dunia 125 orang," kata Sigit Prabowo saat berkunjung ke Malang.
Kapolri menambahkan, data itu yang terbaru sebab angka sebelumnya terdapat nama ganda. Sehingga setelah diselidiki lagi jumlah pastinya sebanyak 125 orang.
Kapolri juga menegaskan akan melakukan investigasi dalam tragedi tersebut. Polisi akan menyelidiki berdasar bukti-bukti di TKP dan meminta keterangan sejumlah pihak.
Sementara itu Ketua PSSI Iwan Bule mengatakan Arema FC dikenai sanksi tidak boleh menggelar pertandingan di Kanjuruhan. Kemudian Ia juga mengatakan Liga I sementara dihentikan sementara untuk menunggu proses investigasi.
Terkait sanksi PSSI ini, manajemen Arema FC tidak peduli. Manajer Arema FC Ali Rifki mengatakan lebih berfokus pada keluarga korban dan korban.
"Saya dari manajemen tidak peduli dan tidak memikirkan sanksi. Yang saya pikirkan keluarga korban dan korban," ujarnya saat mendatangi Stadion Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022) petang.