Weton Jumat Pahing Paling Sakti Menurut Primbon Jawa, Garis Rejeki Tak Terpengaruh Resesi Ekonomi

Semarang

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 17:44 WIB
Weton Jumat Pahing Paling Sakti Menurut Primbon Jawa, Garis Rejeki Tak Terpengaruh Resesi Ekonomi
Ilustrasi orang weton Jumat Pahing sukses dalam rejeki. (Freepik.com)

SUARA SEMARANG - Kitab Primbon Jawa menjadi rujukan bagi sebagian banyak orang Jawa untuk dijadikan poedoman sebelum bertindaklaku. Salahsatunya perhitungan weton.

Ada satu weton yang dibilang rajanya dari semua weton yang ada, yakni Jumat Pahing. Neptu atau hitungan weton Jumat Pahing dalam Primbon Jawa ini paling tinggi angkanya, yakni 15.

Karenanya, disebut Jumat Pahing merupakan weton yang sakti. Orang dengan kelahiran weton Jumat Pahing menurut Primbon Jawa selalu diberi keberuntungan yang sangat besar.

Terutama dalam urusan rejeki, orang dengan weton Jumat Pahing memiliki kecenderaungan tak pernah surut bahkan mengalir terus rejekinya meski resesi terjadi.

Menurut ahli Primbon Jawa Mbah Ratno dalam akun YouTubenya, weton Jumat Pahing dikelilingi sifat dan karakter yang baik, dimana karakter Jumat Pahing punya sifat lakuning srengene.

Lakuning srengenge artinya punya sifat seperti Matahari. Di mana sifat matahari lebih banyak yang positif daripada yang negatif.

Mbah Ratno mengatakan sifat positif wanita atau pria yang lahir Jumat Pahing antara lain, mandiri, dermawan, tekun, setia, royal, bertanggung jawab, lemah lembut, supel, pantang menyerah, dan memiliki pengetahuan luas.

Dengan berbagai karakter baiknya, tidak heran jika relasi jenis weton ini ada di mana-mana. Sebab keistimewaan watak ini, banyak orang yang mau menerima kelahiran weton ini sebagai teman.
 
"Orang yang lahir di Jumat Pahing akan banyak yang menyukai dan akan memiliki banyak teman karena sifat positifnya," katanya.

Bagi mereka yang lahir Jumat Pahing, garis rejeki dan keungannya akan lancar sepanjang perjalanan hidupnya. Meskipun kelahiran weton ini pernah gagal dalam bisnis dan pekerjaannya.

baca juga

Mereka akan mudah bangkit dan sukses kembali. Hal ini karena sifat baiknya yang pantang menyerah, sehingga akan mudah untuk bangkit kembali.

"Selain itu, bayi yang lahir hari Jumat Pahing akan membawa keberkahan dan kemakmuran ekonomi dalam keluarganya," katanya.

Pekerjaan yang cocok untuk Jumat Pahing berdasarkan sifat dan karakter weton ini, adalah menjadi pemimpin.

Kelahiran weton ini memiliki modal utama menjadi seorang pemimpin seperti mandiri, tegas, tekun, dan mampu beradaptasi dengan baik.

Watak dasar yang kuat dari kelahiran ini mampu membawa perubahan pada orang lain ke arah yang lebih baik, maka ia semakin cocok jika menjadi pemimpin.

Selain itu, weton Jumat Pahing cocok menjadi seniman atau tokoh agama karena wataknya yang banyak mengandalkan rasa dalam bertindak.

Meski dermikian, di sisi lain, seorang yang lahir dengan weton Jumat Pahing juga memiliki banyak kelemahan. Karena pada dasarnya tidak ada weton yang sempurna.

Sifat buruk dari kelahiran weton ini dapat menjadi penyebab masalah-masalah seperti pekerjaan, bisnis atau bahkan asmara.

Mbah Ratno membeberkan, berdasar Primbon Jawa jika sifat negatif Jumat Pahing adalah keras hati. Terutama ketika ada yang mengecewakan mereka, maka orang weton Jumat Pahing akan sulit untuk memaafkan.

"Oleh karena itu jika kamu memiliki teman yang lahir dengan weton ini, maka sebaiknya jaga ucapan dan sikap agar tidak menyakitinya," katanya.

Selain watak buruk itu, kelahiran ini memiliki sifat jail dan kadang kekanak-kanakan karena terlalu periang.

Karakter negatif lainnya yaitu Jumat Pahing bisa berubah jadi sosok menyeramkan jika sudah marah. Mereka cenderung sulit membendung sifat amarahnya, bahkan tidak peduli tempat lagi jika sudah marah.

Dengan begitu, penting bagi kamu ketika dengan orang Jumat Pahing untuk menjaga sikap dan menghindari mereka ketika marah.

Jodoh yang cocok dengan kelahiran Jumat Pahing sendiri adalah mereka yang memiliki neptu 9 dan neptu 14.

Kedua neptu weton tersebut adalah neptu yang dapat menjadi penyeimbang dan mengontrol sifat negatif weton Jumat Pahing, sehingga mereka sangat cocok.

Orang yang lahir dengan neptu tersebut adalah mereka yang lahir pada Minggu Wage, Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, Sabtu Legi.

"Jika Jumat Pahing bertemu dengan salah satu neptu tersebut menurut kitab Primbon Jawa, pernikahannya akan harmonis dan cocok," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puji Gerakan Nasional BCL, Luhut: Karya Pak Trenggono yang Hebat

Puji Gerakan Nasional BCL, Luhut: Karya Pak Trenggono yang Hebat

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 17:14 WIB

Perhitungan Jodoh Menurut Neptu Weton Jawa, Begini Cara dan Arti dari Hasil Hitungan

Perhitungan Jodoh Menurut Neptu Weton Jawa, Begini Cara dan Arti dari Hasil Hitungan

Depok | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 12:21 WIB

Dijagokan Jadi Pelatih SEA Games, Bima Sakti Rekomendasikan Nama Ini

Dijagokan Jadi Pelatih SEA Games, Bima Sakti Rekomendasikan Nama Ini

Jogja | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 10:30 WIB

Bima Sakti Kurang Cocok Tangani Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2023, Ini Alasannya

Bima Sakti Kurang Cocok Tangani Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2023, Ini Alasannya

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 21:07 WIB

Arti Suara Tokek Menurut Primbon Jawa,  Nasib Baik Buruk Tergantung Bunyi Suara

Arti Suara Tokek Menurut Primbon Jawa, Nasib Baik Buruk Tergantung Bunyi Suara

Soreang | Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:22 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB