SUARA SEMARANG - Nama Kroasia pada Piala Dunia 1998 Prancis sangat fenomenal. Tim Balkan ini mampu menjawab tekanan publik yang digadang sebagai kuda hitam paling kuat.
Benar saja, juara tiga di Piala Dunia 1998 Prancis berhasil digenggam Kroasia. Tak ada yang menyangka, terutama saat menenggelamkan tim kuat Jerman di perempat final.
Juga mengalahkan Belanda di Semifinal yang kala itu justru diunggulkan dengan permainan total football nya.
Sebagai tim debutan, atau pertama kali berlaga di Piala Dunia, Kroasia saat itu menjadi sorotan semua mata di penjuru dunia.
Kroasia juga bisa saja jadi finalis atau juara Piala Dunia 1998, sebab langkah dia hanya terganjal oleh Prancis di babak semifinal.
Hingga akhirnya skuat Ayam Jantan itu jadi sang kampiun di negaranya sendiri saat mengalahkan Brazil.
Saat itu, skuat mengerikan Kroasia dihuni oleh para pemian yang berkiprah di klub-klub besar Eropa.
Sebut saja sang jenderal lapangan tengah ada Zvonimir Boban merupakan punggawa raksasa Serie A, AC Milan. Gaya permainannya merupakan nyawa Kroasia.
Sang predator Kroasia, Davor Suker, yang menasbihkan sebagai top skor Piala Dunia 1998, adalah penyerang Real Madrid. Striker jangkung ini sangat tajam dengan mengoleksi 6 gol.
Baca Juga: Kroasia vs Brazil Prediksi Pertandingan, Head to Head, Susun Pemain, Perempat Final Piala Dunia
Davor Suker berhasil menyingkirkan nama-nama kuat bintang seperti Ronaldo Nazario, Roberto Baggio, Gabriel Batistuta, hingga Hristo Stoichkov.
Selain itu, ada pemian sayap lincah Robert Jarni, yang besar bersama Juventus kemudian direkrut oleh Real Madrid.
Kemudian ada Mario Stanic, gelandang serang ekspresif yang bermain di Parma dan Chelsea.
Kroasia di Piala Dunia 1998 bersama dengan Jamaika, Jepang dan Argentina. Dua kali menang 3-1 dengan Jamaika dan 1-0 lawan Jepang. Kroasia menyerah 1-0 dari Argentina.
Lolos 16 besar, Kroasia bertemu tim langganan Piala Dunia ada Rumania dan mampu mengalahkan dengan skor 1-0.
Paling mengejutkan adalah di babak perempat final, jumpa salah satu favorit juara ada Jerman, tak membuat Kroasia pantang menyerah.