SUARA SEMARANG - Guruh Arif Darmawan yang merupakan mantan Kapolres Metro Jakarta Utara dikabarkan meninggal dunia hari ini, Rabu (21/12/2022) karena sakit.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa Guruh Arif Darmawan meninggal karena sakit kanker yang dideritanya.
Mekipun demikian, Dedi tidak menerangkan secara detail soal kanker yang diderita Guruh Arif Darmawan.
"Benar meninggal dunia. Infonya sakit kanker," tutur Dedi kepada awak media.
Dedi juga tidak menyebutkan sejak kapan Guruh Arif Darmawan mengidap penyakit kanker.
Dedi menceritakan, Guruh masih sangat bersemangat bekerja hingga kemudian dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.
"Sudah beberapa bulan yang lalu. Namun karena yang bersangkutan semangat tetap masuk sampai akhirnya tidak kuat, dirawat dan meninggal," tutur Dedi.
Sebagai informasi, Guruh sempat menjabat sebagai Kapolres Jakarta Utara pada 2020-2021 kemudian ditempatkan di Dansat Brimob Polda Jatim..
Sebelumnya, Guruh Arif Darmawan pernah terlibat dalam pemberantasan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso sebagai Komandan Sektor III Satgas Tinombala.
Baca Juga: PUBG Mobile Rilis Royale Pass Season 18, Hadiahnya 14 Skin Permanen
Lulusan Akademi Polisi tahun 1995 tersebut memulai kariernya sebagai Kapolres Donggala Polda Sulteng, Kapolres Tuban Polda Jatim sejak 2014.
Dua tahun kemudian, Guruh Arif Darmawan dipercaya menjadi Wadansat Brimob Polda Metro Jaya.
Guruh kemudian menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Sulteng di 2017 dan Dansat Brimob Polda Kepri pada 2018.
Selanjutnya Guruh ditarik ke Mabes Polri sebagai Danmen II Paspelopor Korbrimob Polri pada 2019. Pada tahun yang sama, ia juga diangkat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.